Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Sepi Pembeli, Pedagang Lukisan di Ubud Mengeluh
Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Para penjual lukisan di Jalan Raya Monkey Forest, Ubud mengeluh. Pasalnya, akhir–akhir ini lukisan mereka sepi pembeli. Sepinya pembeli sudah dirasakan para pedagang semenjak krisis global melanda dunia.
Seperti dialami oleh para pedagang yang kerap menjajakan barang dagangannya di jalan Raya Monkey Forest, Ubud. Mereka mengeluhkan sepinya pembeli semenjak krisis global melanda dunia. “Saya sudah seminggu tak dapat jualan, keadaannya sangat sepi, “ kata I Made Hikar, pemilik art shop penjual lukisan tersebut.
Pria asal Banjar Palak, Sukawati ini menjelaskan, sebelum krisis melanda dunia, dalam sehari lukisan seharga Rp 300 Ribu-Rp 1 juta terjual dua sampai tiga lukisan. “Saya hanya bisa menunggu, dan menunggu, mudah-mudahan, keadaan ini tak berlangsung lama, “ungkapnya.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4250 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1447 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 946 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 877 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun