Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pemkab Buleleng Relokasi Rumah Nelayan
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pasca musibah gelombang pasang yang memporakporandakan wilayah Pantai Utara Buleleng, Pemerintah Kabupaten Buleleng berencana akan melakukan relokasi terhadap sejumlah rumah nelayan.
Hal itu diungkapkan Bupati Buleleng Putu Bagiada, Senin (9/2) saat meninjau lokasi yang tertimpa musibah gelombang pasang di Kelurahan Kampung Bugis dan Eks Pelabuhan Buleleng.
“ Para nelayan akan kita bantu untuk merelokasi rumahnya, sebanyak 75 nelayan akan kita relokasi, mereka yang punya tanah kita akan bantu dana pembangunannya, yang utama terhadap sejumlah rumah yang rusak berat,” ujarnya.
Selain melakukan relokasi terhadap sejumlah rumah nelayan yang mengalami rusak berat, beberapa rumah yang terkena sapuan gelombang pasang dan hanya mengalami rusak ringan juga diberikan bantuan.
” Semua desa yang tertimpa bencana alam di Buleleng termasuk alokasi dana Rp satu milyar untuk Desa Tejakula akan kita realokasikan dengan segera, sehingga desa-desa yang mengalami kerusakan akan mampu diperbaiki dengan cepat,” ujar Bagiada.
Gelombang pasang yang menghantam wilayah pesisir Pantai di Kabupaten Buleleng mengakibatkan kerusakan di sejumlah titik mulai dari Kecamatan Gerokgak hingga Kecamatan Tejakula.
Hempasan gelombang pasang itu juga mengakibatkan penahan gelombang di eks Pelabuhan Buleleng ambrol hingga mengakibatkan kerusakan yang berat mulai dari bibir muara sungai hingga pelataran Pura Segara Desa Pakraman Buleleng.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan