Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Pemkab Buleleng Relokasi Rumah Nelayan
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pasca musibah gelombang pasang yang memporakporandakan wilayah Pantai Utara Buleleng, Pemerintah Kabupaten Buleleng berencana akan melakukan relokasi terhadap sejumlah rumah nelayan.
Hal itu diungkapkan Bupati Buleleng Putu Bagiada, Senin (9/2) saat meninjau lokasi yang tertimpa musibah gelombang pasang di Kelurahan Kampung Bugis dan Eks Pelabuhan Buleleng.
“ Para nelayan akan kita bantu untuk merelokasi rumahnya, sebanyak 75 nelayan akan kita relokasi, mereka yang punya tanah kita akan bantu dana pembangunannya, yang utama terhadap sejumlah rumah yang rusak berat,” ujarnya.
Selain melakukan relokasi terhadap sejumlah rumah nelayan yang mengalami rusak berat, beberapa rumah yang terkena sapuan gelombang pasang dan hanya mengalami rusak ringan juga diberikan bantuan.
” Semua desa yang tertimpa bencana alam di Buleleng termasuk alokasi dana Rp satu milyar untuk Desa Tejakula akan kita realokasikan dengan segera, sehingga desa-desa yang mengalami kerusakan akan mampu diperbaiki dengan cepat,” ujar Bagiada.
Gelombang pasang yang menghantam wilayah pesisir Pantai di Kabupaten Buleleng mengakibatkan kerusakan di sejumlah titik mulai dari Kecamatan Gerokgak hingga Kecamatan Tejakula.
Hempasan gelombang pasang itu juga mengakibatkan penahan gelombang di eks Pelabuhan Buleleng ambrol hingga mengakibatkan kerusakan yang berat mulai dari bibir muara sungai hingga pelataran Pura Segara Desa Pakraman Buleleng.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1396 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1061 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 904 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 805 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik