Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Tejakula Terserang Penyakit

Tejakula

Minggu, 15 Februari 2009, 16:07 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Tanah longsorPasca musibah tanah longsor akibat ucur yang menimpa Desa Tejakula di Kecamatan Tejakula, sebagian besar warga mulai terserang penyakit, bahkan dua diantaranya menjalani rawat inap di Puskesmas Tejakula.

Musibah bencana alam tanah longsor yang disebabkan hantaman ucur di Desa Tejakula tidak saja menyisakan sejumlah permasalahan rehabilitasi atau perbaikan rumah maupun fasilitas umum, namun hingga minggu (15/2) sejumlah warga mulai terserang berbagai penyakit, seperti mencret atau diare, saluran pernafasan dan gatal-gatal.

“sejak minggu pertama pasca musibah yang menimpa warga Tejakula, Tim Medis dari Puskesmas Tejakula lebih banyak menanggani keluhan kesehatan warga terkait penyakit diare, penyalit saluran pernafasan atau Ispa dan Dermatitis atau penyakit gatal pada kulit,” ungkap Kepala Puskesmas Tejakula, dr. I Made Jatiluhur.

Setelah musibah tanah longsor tersebut, Puskemas Tejakula telah melakukan rawat inap terhadap dua warga Desa Tejakula, sedangkan puluhan warga lainnya masih melakukan rawat jalan,” ada dua warga yang kita rawat inap, apa ada kaitan dengan musibah ini yang jelas dua warga itu menderita diare dan typus, sedangkan puluhan warga masih tercatat melakukan rawat jalan,” ujar dr. Jatiluhur.


Dari data pada Puskesmas Tejakula menyebutkan, setelah musibah tanah longsor yang menimpa warga, hingga minggu siang, sedikitnya 14 warga mengeluhkan diare atau mencret, 63 warga mengalami penyakit saluran pernafasan dan 49 warga terkena Dematitis atau gatal-gatal. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami