Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Warga Tejakula Terserang Penyakit
Tejakula
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tanah longsorPasca musibah tanah longsor akibat ucur yang menimpa Desa Tejakula di Kecamatan Tejakula, sebagian besar warga mulai terserang penyakit, bahkan dua diantaranya menjalani rawat inap di Puskesmas Tejakula.
Musibah bencana alam tanah longsor yang disebabkan hantaman ucur di Desa Tejakula tidak saja menyisakan sejumlah permasalahan rehabilitasi atau perbaikan rumah maupun fasilitas umum, namun hingga minggu (15/2) sejumlah warga mulai terserang berbagai penyakit, seperti mencret atau diare, saluran pernafasan dan gatal-gatal.
“sejak minggu pertama pasca musibah yang menimpa warga Tejakula, Tim Medis dari Puskesmas Tejakula lebih banyak menanggani keluhan kesehatan warga terkait penyakit diare, penyalit saluran pernafasan atau Ispa dan Dermatitis atau penyakit gatal pada kulit,” ungkap Kepala Puskesmas Tejakula, dr. I Made Jatiluhur.
Setelah musibah tanah longsor tersebut, Puskemas Tejakula telah melakukan rawat inap terhadap dua warga Desa Tejakula, sedangkan puluhan warga lainnya masih melakukan rawat jalan,” ada dua warga yang kita rawat inap, apa ada kaitan dengan musibah ini yang jelas dua warga itu menderita diare dan typus, sedangkan puluhan warga masih tercatat melakukan rawat jalan,” ujar dr. Jatiluhur.
Dari data pada Puskesmas Tejakula menyebutkan, setelah musibah tanah longsor yang menimpa warga, hingga minggu siang, sedikitnya 14 warga mengeluhkan diare atau mencret, 63 warga mengalami penyakit saluran pernafasan dan 49 warga terkena Dematitis atau gatal-gatal.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan