Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Warga Tejakula Terserang Penyakit
Tejakula
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tanah longsorPasca musibah tanah longsor akibat ucur yang menimpa Desa Tejakula di Kecamatan Tejakula, sebagian besar warga mulai terserang penyakit, bahkan dua diantaranya menjalani rawat inap di Puskesmas Tejakula.
Musibah bencana alam tanah longsor yang disebabkan hantaman ucur di Desa Tejakula tidak saja menyisakan sejumlah permasalahan rehabilitasi atau perbaikan rumah maupun fasilitas umum, namun hingga minggu (15/2) sejumlah warga mulai terserang berbagai penyakit, seperti mencret atau diare, saluran pernafasan dan gatal-gatal.
“sejak minggu pertama pasca musibah yang menimpa warga Tejakula, Tim Medis dari Puskesmas Tejakula lebih banyak menanggani keluhan kesehatan warga terkait penyakit diare, penyalit saluran pernafasan atau Ispa dan Dermatitis atau penyakit gatal pada kulit,” ungkap Kepala Puskesmas Tejakula, dr. I Made Jatiluhur.
Setelah musibah tanah longsor tersebut, Puskemas Tejakula telah melakukan rawat inap terhadap dua warga Desa Tejakula, sedangkan puluhan warga lainnya masih melakukan rawat jalan,” ada dua warga yang kita rawat inap, apa ada kaitan dengan musibah ini yang jelas dua warga itu menderita diare dan typus, sedangkan puluhan warga masih tercatat melakukan rawat jalan,” ujar dr. Jatiluhur.
Dari data pada Puskesmas Tejakula menyebutkan, setelah musibah tanah longsor yang menimpa warga, hingga minggu siang, sedikitnya 14 warga mengeluhkan diare atau mencret, 63 warga mengalami penyakit saluran pernafasan dan 49 warga terkena Dematitis atau gatal-gatal.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang