Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Idap Hipertensi, Bujang Lapuk Gantung Diri

Dauh Waru

Kamis, 26 Februari 2009, 06:47 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

bunuh diriWarga Lingkungan Dauh Waru, Kelurahan Dauh Waru, Jembrana, geger. Pasalnya, salah satu warga setempat, Nyoman Pasek (67) nekad gantung diri di tiang Bale-bale rumahnya dengan menggunakan tali plastik warna biru.

Ulah nekad atau bujang lapuk ini tidak urung menimbulkan pertanyaan besar dari warga sekitarnya. Diduga Pasek nekad gantung diri lantaran penyakit darah tinggi (hipertensi) yang dideritanya tidak kunjung sembuh sehingga korban frustasi lalu nekad gantung diri.

Dari informasi di TKP, korban pertama kali dilihat oleh Putu
Sugitayasa (18) yang tidak lain adalah keponakan korban.

“Saya lihat paman saya sudah tergantung dengan lidah menjulur,” ujarnya.

Melihat kejadian itu, Sugitayasa lalu meminta bantuan tetangganya untuk menurunkan korban dari tempatnya tergantung.

Kapolsek Negara AKP Putu Ngurah Riasa seijin Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana, saat dikonfrimasi membenarkan kejadian tersebut.


Menurut Riasa kejadian tersebut murni bunuh diri lantaran tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami