Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tabrak

Kamis, 2 April 2009, 15:30 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

'Resep' Polres Jembrana untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas dengan menjaga ‘jalur setan’ Denpasar-Gilimanuk selama 24 jam tidak manjur. Hari ini, jalur tersebut kembali meminta tumbal nyawa.

Korban tewas terakhir bernama Putu Dian Pratama (18), ABG asal Desa Penyaringan, Mendoyo. Ia tewas di TKP setelah menabrak ‘pantat’ truk yang sedang berhenti di pinggir jalur Denpasar-Gilimanuk km 83-84 Dusun Tembles, Penyaringan, Mendoyo, Kamis (2/4). Truk tersebut kabur setelah mengetahui Putu Dian tewas.

Dari informasi yang dihimpun, Kamis (2/4), kecelakaan maut ini terjadi berawal saat Putu Dian yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio DK 2167 WY melaju dari arah timur pada saat situasi jalan sepi.

Putu Dian lengah dan tidak memperhatikan truk tidak dikenal yang sedang berhenti di pinggir jalan sebelah Selatan sehingga Putu Dian menyeruduk pantat truk tersebut dan tewas di TKP.Sementara truk yang hingga kini masih belum dikenali, kabur melarikan diri ketika mengetahui kalau Putu Dian tewas lantaran mengalami memar pada pelipis kiri sampai pipi, lecet pelipis kanan, pendarahan hidung kanan, memar pada dada kiri dan meninggal dunia di TKP.

 

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Nuryana seijin Kapolres Jembrana, AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Kamis (2/4) membenarkan kejadian tersebut. Menurut Nuryana, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami