Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Tabrak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
'Resep' Polres Jembrana untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas dengan menjaga ‘jalur setan’ Denpasar-Gilimanuk selama 24 jam tidak manjur. Hari ini, jalur tersebut kembali meminta tumbal nyawa.
Korban tewas terakhir bernama Putu Dian Pratama (18), ABG asal Desa Penyaringan, Mendoyo. Ia tewas di TKP setelah menabrak ‘pantat’ truk yang sedang berhenti di pinggir jalur Denpasar-Gilimanuk km 83-84 Dusun Tembles, Penyaringan, Mendoyo, Kamis (2/4). Truk tersebut kabur setelah mengetahui Putu Dian tewas.
Dari informasi yang dihimpun, Kamis (2/4), kecelakaan maut ini terjadi berawal saat Putu Dian yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio DK 2167 WY melaju dari arah timur pada saat situasi jalan sepi.
Putu Dian lengah dan tidak memperhatikan truk tidak dikenal yang sedang berhenti di pinggir jalan sebelah Selatan sehingga Putu Dian menyeruduk pantat truk tersebut dan tewas di TKP.Sementara truk yang hingga kini masih belum dikenali, kabur melarikan diri ketika mengetahui kalau Putu Dian tewas lantaran mengalami memar pada pelipis kiri sampai pipi, lecet pelipis kanan, pendarahan hidung kanan, memar pada dada kiri dan meninggal dunia di TKP.
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Nuryana seijin Kapolres Jembrana, AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Kamis (2/4) membenarkan kejadian tersebut. Menurut Nuryana, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang