Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Sampah Kampanye Di Buang Kemana?
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kolaborasi Bali untuk Perubahan Iklim merekomendasikan kepada partai dan calon legislative bertangungjawab membersihkan sampah kampanye menjelang penutupan kampanye bersama 5 April mendatang. Kolaborasi Bali untuk perubahan Iklim meminta partai politik dan calon legislative tidak membiarkan sampah Baliho, spanduk dan atribut kampanye lainnya berserakan di jalan.
Kolaborasi Bali untuk Perubahan iklim juga merekomendasikan partai politik dan calon legislative tidak membakar baliho dan atribut kampanye lainnya guna meminimalisasi pembuangan gas karbon ke udara. KOlaborasi Bali untuk Perubahan Iklim bahkan berharap p[artai dan calon legislative menyerahkan sampah kampanye ke posko-posko daur ulang yang telah dipersiapkan LSM lingkungan.
Juru Bicara Kolaborasi Bali untuk Perubahan Iklim Agung Wardhana ketika ditemui beritabali.com di Renon (3/4) menperkirakan untuk menampung sampah kampanye
diperlukan lahan sekitar 150.000 meter persegi atau seluas Pulau Serangan. “Ini membuktikan demokrasi ini menghasilkan banyak sampah dan kita tidak tahu akan dibawa kemana, karena selama ini KPU, Panwaslu serta Caleg yang menjadi produsen sampah belum menyatakan akan dibawa kemana sampah tersebut” ungkap Direktur Walhi Bali ini.
Juru Bicara Kolaborasi Bali untuk Perubahan Iklim Agung Wardhana menambahkan sampah-sampah dari kampanye Pemilu menurut rencana akan didaur ulang oleh KOlaborasi Bali untuk perubahan iklim menjadibahan-baik yang lebih bermanfaat seperti tas dan hiasan lainnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4436 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2094 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1550 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1008 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 939 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun