Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bupati Bagiada : Surat Suara Merepotkan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Menghadapi pemilihan legeslatif dan DPD dalam pesta demokrasi Pemilu 2009 di Buleleng sebagian warga mengeluhkan keberadaan surat suara yang berukuran lebih besar dibandingkan Koran, bahkan Bupati Buleleng Putu Bagiada mengaku kerepotan dengan ukuran surat suara saat melakukan pencontrengan.
Pemunggutan suara yang dilakukan kamis (9/4) di sejumlah Tempat Pemunggutan Suara (TPS) di Buleleng menuai berbagai keluhan, utamanya surat suara yang berukuran besar, bahkan saat dilakukan pencontrengan, bilik suara tidak menampung besarnya surat suara, hingga merepotkan para pemilih, tidak terkecuali Bupati Buleleng Putu Bagiada yang mencontreng di TPS I Kelurahan Astina Kecamatan Buleleng.
“Ya memang kelihatan sangat kompleks ya, itu artinya dimana kartunya besar ya, memang menghadapi ini mengalami kesulitan, saya kesulitan apalagi masyarakat ya, ini kedepan harus mendapat perhatianlah masalah-masalh ini, partainya banyak, ya seperti kemarin saja agar praktis,hingga tidak merepotkan” ungkap Bupati Bagiada.
Disisi lain Bupati Bagiada berharap kepada masyarakat Buleleng untuk menyalurkan aspirasinya dalam menentukan wakil rakyat,” mari kita pergunakan hak suara kita dengan memilih secara cerdas untuk lima tahun kedepan, walaupun masih ada beberapa kendala kita bersama-sama memberikan hak suara kita,” ajaknya.
Sementara, Wakil Bupati Buleleng, Made Arga Pynatih menyalurkan aspirasinya di TPS III Kelurahann Astina, bahkan orang nomor dua di Jajaran Pemkab Buleleng tersebut mengajak masayarakat Buleleng untuk tidak golput,” ini sebuah perjuangan dalam menentukan nasib bangsa dan daerah, buat apa kita golput, kita mesti berfikan suara kita untuk menentukan para wakil kita,” ungkapnya.
Usai melakukan pencontrengan, Bupati Bagiada dan Wabup Arga Pynatih melakukan pemantauan ke sejumlah TPS yang tersebar di Kabupaten Buleleng, bahkan dalam pemantauan tersebut di beberapa TPS masih ditemukan warga berada di bilik suara hampir 20 menit lebih, lantaran kebinggungan untuk menentukan pilihan.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2217 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan