Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




3 Penodong Asal NTT Ditangkap Polisi

Minggu, 12 April 2009, 17:43 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Keresahan warga Kota Denpasar, terkait maraknya aksi penodongan di malam hari, sedikit terobati. Tiga pelaku penodongan yang selama ini kerap lolos dari pengejaran polisi, akhirnya tertangkap. Dia adalah Lois Gonza Tasin alias Aziz (20) dan Stepanus (24) asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan seorang temannya yang namanya masih dirahasiakan polisi.

“Kawanan penodong dibekuk di rumah tersangka Azis di Jalan Tukad Yeh Poh Gang VI No. 5, Sanur,” jelas sumber petugas. Perihal penangkapan ketiga tersangka, berawal dari informasi petugas dilapangan, yang akhir akhir ini menerima banyaknya laporan aksi penodongan.

Apalagi, kasus penodongan ini menimpa keponakan Direktur Reskrim Polda Bali (Kombes Pol Wilmar Marpaung). Yang paling fatal, cewek asal Inggris, Michele Lousi Gaze (29), ditodong dan diperkosa di salah satu gang di Jalan Sedap Malam Denpasar, pada Jumat (10/4).

Oleh karena itu, tim gabungan bentukan Direktorat Reskrim Polda Bali dipimpin AKP Pande dan Polsek Densel dikendalikan Kasubnit Ipda I Wayan Sukadana.

Dari hasil lidik beberapa hari, tim gabungan mulai mengendus keberadaan tersangka Aziz. Petugas awalnya mengintai di rumah kos tersangka di Jalan Tukad Banyu Poh Gang VI No. 6, Denpasar Selatan. Tak ingin buruannya kabur, sekitar pukul 16.00 Wita, petugas menyeruak masuk ke kamar kos.

“Awalnya kita tangkap dua temannya, menyusul kemudian menangkap tersangka Azis,” kata sumber tadi. Saat menangkap tersangka Aziz, kata petugas tadi, Azis membawa tas pinggang yang didalamnya berisi enam HP, perhiasan emas dan uang yang diduga hasil kejahatan.

Sepak terjang tersangka Azis cs, ternyata membuat polisi geram. Sebab, Azis cs telah beraksi di 20 TKP (tempat Kejadian perkara), yang rata-rata aksinya berada di kawasan Sanur. Aksi ini dilakukan tersangka Azis sejak Januari 2009 dan korbannya mayoritas cewek yang keluar pada malam hari.

Kawanan penodong ini cenderung menggunakan pisau untuk melakukan pengancaman terhadap korban. Jika korbannya melawan, kawanan penodong ini tak segan-segan menganiaya.

Sementara itu, Kasat I Dit Reskrim Polda Bali AKBP Achmad Nurkwahid yang dihubungi Beritabali.com, pada Minggu (12/4), membenarkan, penangkapan komplotan penodong. Dikatakannya, ada dugaan Azis cs memiliki komplotan penodong yang hingga kini masih dikejar. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami