Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Tersinggung, Warga Nyaris Demo Perbekel
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Lantaran tersinggung dengan ucapan Perbekel Tegal Badeng Timur, Negara, Sajidin, puluhan warga BTN Tegal Badeng Timur nyaris melakukan aksi demo. Namun, rencana itu urung dilakukan lantaran Sajidin datang ke kerumunan warga dan melakukan dialog dengan sejumlah tokoh masyarakat.
Dari informasi yang dihimpun, Senin (13/4) resahnya masyarakat ini bermula ketika Sajidin melontarkan ucapan yang intinya membuat warga BTN tersinggung. Selain itu ucapan tersebut, Sajidin juga menyinggung tentang tanah kuburan untuk warga muslim perumahan tersebut yang merupakan wakaf (hibah) miliknya. Padahal sejatinya masyarakat sudah urunan untuk pengadaan tanah tersebut.
Untuk meredam emosi warganya, Sajidin datang menemui warga dan berdialog dengan sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam dialog tersebut Sajidin menyampaikan permintaan maafnya dan menjelaskan kalau ucapannya yang menyinggung warga BTN sebenarnya menyangkut masalah pribadi saja tetapi kemudian melebar ke seluruh warga.
Mengenai tanah kuburan tersebut, Sajidin mengaku memberikannya dengan ikhlas.
Salah satu tokoh masyarakat BTN Tegal Badeng Timur, Sudirman mengatakan kalau masalah ini tidak ada sangku pautnya dengan Pemilu Legislatif. “Tidak ada sangkutannya dengan Pemilu. Kami hanya meminta agar masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan dan perbekel meminta maaf serta menjelaskan permasalahannya,” kata Sudirman.
Akhirnya aksi demo urung dilakukan setelah Sajidin meminta maaf langsung kepada masyarakat yang berkerumun di lapangan BTN Tegal Badeng Timur. Setelah mendengar permintaan maaf Sajidin, kerumunan warga yang didominasi ibu rumah tangga akhirnya bubar dengan sendirinya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli