Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Siapkan Rp 100 Juta Bagi Saksi Ungkap Money Politik

Rabu, 22 April 2009, 20:11 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Setelah usai penetapan Caleg (Calon legislatif) di KPUD Gianyar, LSM BARRAF ( Barisan Rakyat Berforum) Gianyar melakukan aksi demo di Gianyar.

Demo yang dipimpin oleh I Wayan Suardina ini berlangsung di Kantor Panwaslu dan KPUD Gianyar. Aksi yang diikuti 45 orang ini, dalam menyuarakan aspirasinya menggunakan bentangan beberapa spanduk yang bertuliskan, "KPU pasti bernyali", "coret politisi busuk", "Pak Polisi mari ikut berantas politik uang", "Panwaslu realisasikan dan ringkus pelaku politik uang", "kami terima hasil pemilu 2009, tolak politisi busuk".

Sebelum melakukan aksi ke Panwaslu, peserta aksi ini sempat berputar–putar ditaman Kota Gianyar sambil bagi–bagi bunga
kepada para pengedara.

Setelah itu, aksi yang dikawal ketat aparat kepolisian Gianyar mendatangi Kantor Panwaslu Gianyar. Ditempat ini, Panwaslu menerima perwakilan aksi demo, dalam kesempatan ini, pimpinan Demo, I Wayan Suardina mengaku kedatangan
mereka murni untuk menyalurkan aspirasi , tak ada sponsor baik dari caleg tertentu ataupun dari Parpol.

Selain itu, pada kesempatan tersebut, pria yang juga Ketua DPC PAN Gianyar ini mengaku siap bakal menyiapkan uang Rp 100 Juta, bagi masyarakat yang mau bersaksi atas ditemukannya kasus money politik di wilayah hukum Gianyar. “Hal seperti ini mesti disikapi, jangan hanya diwacanakan, namun mentok, “kata Suardina.

Selain itu, sambung Suardina, pihaknya juga mendesak kepada Panwaslu untuk mempidanakan para caleg ataupun parpol yang
melanggar Pemilu. Selama ini, lanjut Suardina menuding Panwaslu Gianyar ompong menangani masalah pelanggaran Pemilu.

Menanggapi masalah ini, Ketua Panwaslu Gianyar, I Made Panca mengucapkan terima kasih atas inisiatif memberikan masukan kepada Panwaslu, dan dirinya berjalan telah mengikuti aturan yang ada. “ Jika memang terbukti, dan ada data–data pelanggaran kami pasti tindak, soal money politik, saya tekankan sekali lagi tak ada cukup bukti, “ungkap Panca.

Setelah menerima penjelasan seperti ini, aksi dilanjutkan ke ke kantor KPUD Gianyar, di kantor ini pagar ditutup rapat oleh aparat keamanan, yang diperbolehkan masuk hanya perwakilan demo saja. Mereka diterima oleh seluruh
jajaran KPUD Gianyar. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/art



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami