Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Hamili Siswi, Guru Fisika Jadi Tersangka
BERITABALI.COM, TABANAN.
I Nyoman Tunas Spd (49), seorang guru Fisika SMPN 4 Mengwi ditetapkan sebagai tersangka setelah menghamili anak didiknya Ni K SD (16), Rabu (29/4). Tersangka Tunas mengaku telah enam kali menggagahi korban hingga hamil tua.
Hal itu disampaikan oleh Kasatreskrim AKP Leo Martin Pasaribu seijin Kapolres Tabanan AKBP Ahmad Subarkah, Rabu (29/4).Tersangka. kata Leo mengakui telah melakukan adegan layaknya suami istri dengan korban sebanyak enam kali.
“Pertama di areal parkir obyek wisata Tanah Lot, dan sisanyadihabiskan di sebuah penginapan di Luwus,” beber Leo.
Masih menurut Leo, tersangka mengaku kalau perbuatanya itu didasari suka sama suka dengan korban tanpa unsur paksaan.
“Pengakuan tersangka itu masih perlu kita kembangkan, namun keterangan korban mengatakan kalau dia telah dirayu kemudian dipaksa oleh tersangka. Kalau tidak menuruti permintaan tersangka, maka nilai pelajaran korban akan diturunkan,” jelas Leo.
Sementara itu, tersangka yang berperawakan sedang, kulit hitam dengan kumis ‘jempe’ (lebat) saat diabadikan oleh wartawan secara sigap menutup wajahnya dengan koran.
Ketika ditanya pun tersangka dia seribu bahasa sambil menutupi wajahnya rapat-rapat.Tersangka Tunas diancam penjara minimal 3 tahun-maksimal 15 tahun karena melanggar UU Perlindungan Anak pasal 82 no 23 tahun 2002.Selain acaman hukuman penjara, tersangka juga didenda Rp 300 Juta sampai Rp 600 Juta.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4545 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun