Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Apa Itu Flu Babi? (1)
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Flu babi, nama popular untuk influenza babi (swine influenza/ swine flu), adalah penyakit pernafasan akut pada babi yang sangat menular. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari beberapa virus swine influenza A.
Virus flu babi menyebar antar babi secara aerosol dan kontak, baik langsung maupun tidak langsung, dengan babi yang sakit atau karier yang asymptomatic.
Wabah pada babi terjadi sepanjang tahun. Di negara yang mempunyai empat musim, insiden meningkat pada musim gugur
dan musim dingin.Virus swine influenza yang paling umum adalah subtype H1N1.Subtype yang lain seperti H1N2,H3N1,H3N2, juga bersikulasi pada babi.
Virus babi H3N2 diduga diintroduksi pada babi oleh manusia. Kadang babi dapat diinfeksi oleh lebih dari satu subtype, yang memungkinkan gen-gen virus itu saling bercampur atau tukar menukar. Ini dapat menghasilkan virus influenza baru yang gennya berasal dari beberapa virus. Peristiwa itu disebut reassortment, sedangkan virusnya disebut reassortant.
Meskipun pada umumnya bersifat khas spesies dan hanya menginfeksi babi, kadang-kadang virus flu babi dapat melewati
barier spesies dan menyebabkan penyakit pada manusia.Di mana kasus flu babi pada babi pernah terjadi?
Flu babi pertama kali dilaporkan di Amerika Serikat pada sat pandemi flu Spanyol (Spanish flu) tahun 1918-1919. Flu babi merupakan salah satu penyakit yang paling prevalent di Amerika Utara. Flu babi sebenarnya sudah pernah dilaporkan di semua benua di dunia, kecuali Australia.Bagaimana Gejala klinis flu babi pada babi?
Masa inkubasi flu babi pendek, antara 1 hingga 3 hari. Gejala klinis-yang umumnya terbatas pada saluran pernafasan-muncul tiba-tiba pada sebagian besar babi dalam satu kandang.
Babi yang tertular biasanya malas bergerak, saling bertumpuk, demam (sampai 41,5 derajat celcius), rhinitis, bersin, radang selaput mata, kehilangan berat badan, batuk hebat sampai punggung membusur, frekuensi nafas tinggi, susah bernafas, dan pernafasan abdomial. Beberapa berkembang menjadi bronkopenumonia dan akhirnya mati. Tingkat kefatalan kasus atau mati kurang dari 1 persen.
Bagaimana cara penanganan dan pencegahan flu babi pada babi?Pengobatan simtomatik dan roboransia dapat membantu mempercepat kesembuhan dan mengurangi infeksi sekunder. Vaksin telah dikembangkan, tetapi tidak digunakan secara luas.
Apa dampaknya bagi kesehatan manusia?Infeksi manusia oleh flu babi yang mewabah (outbreak) atau sporadik telah banyak dilaporkan. Gejala klinis umumnya menyerupai flu musiman. Bentuk klinisnya dapat asimtomatik sampai pneumonia berat yang mematikan.
Karena gejalanya yang menyerupai flu musiman dan infeksi akut saluran pernafasan, sebagian besar kasus diketahui dari surveilans flu musiman. Kasus Ringan dan asimomatik jarang terdeteksi, sehingga dampak sebenarnya infeksi flu babi pada manusia sulit diketahui.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 758 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 682 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 501 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 480 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik