Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Apa Itu Flu Babi? (1)

Rabu, 29 April 2009, 20:32 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Flu babi, nama popular untuk influenza babi (swine influenza/ swine flu), adalah penyakit pernafasan akut pada babi yang sangat menular. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari beberapa virus swine influenza A.

Virus flu babi menyebar antar babi secara aerosol dan kontak, baik langsung maupun tidak langsung, dengan babi yang sakit atau karier yang asymptomatic.

Wabah pada babi terjadi sepanjang tahun. Di negara yang mempunyai empat musim, insiden meningkat pada musim gugur
dan musim dingin.Virus swine influenza yang paling umum adalah subtype H1N1.Subtype yang lain seperti H1N2,H3N1,H3N2, juga bersikulasi pada babi.

Virus babi H3N2 diduga diintroduksi pada babi oleh manusia. Kadang babi dapat diinfeksi oleh lebih dari satu subtype, yang memungkinkan gen-gen virus itu saling bercampur atau tukar menukar. Ini dapat menghasilkan virus influenza baru yang gennya berasal dari beberapa virus. Peristiwa itu disebut reassortment, sedangkan virusnya disebut reassortant.

Meskipun pada umumnya bersifat khas spesies dan hanya menginfeksi babi, kadang-kadang virus flu babi dapat melewati
barier spesies dan menyebabkan penyakit pada manusia.Di mana kasus flu babi pada babi pernah terjadi?

Flu babi pertama kali dilaporkan di Amerika Serikat pada sat pandemi flu Spanyol (Spanish flu) tahun 1918-1919. Flu babi merupakan salah satu penyakit yang paling prevalent di Amerika Utara. Flu babi sebenarnya sudah pernah dilaporkan di semua benua di dunia, kecuali Australia.Bagaimana Gejala klinis flu babi pada babi?

Masa inkubasi flu babi pendek, antara 1 hingga 3 hari. Gejala klinis-yang umumnya terbatas pada saluran pernafasan-muncul tiba-tiba pada sebagian besar babi dalam satu kandang.

Babi yang tertular biasanya malas bergerak, saling bertumpuk, demam (sampai 41,5 derajat celcius), rhinitis, bersin, radang selaput mata, kehilangan berat badan, batuk hebat sampai punggung membusur, frekuensi nafas tinggi, susah bernafas, dan pernafasan abdomial. Beberapa berkembang menjadi bronkopenumonia dan akhirnya mati. Tingkat kefatalan kasus atau mati kurang dari 1 persen.

Bagaimana cara penanganan dan pencegahan flu babi pada babi?Pengobatan simtomatik dan roboransia dapat membantu mempercepat kesembuhan dan mengurangi infeksi sekunder. Vaksin telah dikembangkan, tetapi tidak digunakan secara luas.

Apa dampaknya bagi kesehatan manusia?Infeksi manusia oleh flu babi yang mewabah (outbreak) atau sporadik telah banyak dilaporkan. Gejala klinis umumnya menyerupai flu musiman. Bentuk klinisnya dapat asimtomatik sampai pneumonia berat yang mematikan.

Karena gejalanya yang menyerupai flu musiman dan infeksi akut saluran pernafasan, sebagian besar kasus diketahui dari surveilans flu musiman. Kasus Ringan dan asimomatik jarang terdeteksi, sehingga dampak sebenarnya infeksi flu babi pada manusia sulit diketahui.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami