Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Indonesia Harus Minta Pertanggungjawaban Ekologi Pada ADB
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) merekomendasikan kepada pemerintah Indonesia untuk meminta pertanggunngjawaban ekologi kepada Asia Development Bank (ADB) pada pertemuan Dewan Gubernur ADB di Nusa Dua Bali. Pertanggungjawaban ekologi harus diajukan Indonesia mengingat proyek infrastruktur yang dibiayai dari pinjaman ADB telah menyebabkan kerusakan ekologi lingkungan di Indonesia.
Walhi mencontohkan pembangunan jalan jawa bagian selatan yang telah menyebabkan kerusakan ekosistem dan lahan-lahan pertanian. Direktur Eksekutif Walhi Berry Nahdian Forqan pada keteranganya di Renon (3/5) menyatakan selain meminta pertanggungjawaban ekologi, Indonesia juga harus meminta pemutihan utang kepada ADB.
Berry Bahkan mendesak pemerintah untuk keluar dari ADB, sebab proyek-proyek ADB telah memperburuk lingkungan Indonesia. “Artinya selama kita bergabung dengan ADB tidak ada gunanya, tidak memberikan manfaat bagi pembangunan di Indonesia dan justru merusak lingkungan,” kata Berry Nahdian Forqan Direktur Eksekutif Walhi.
Berry Nahdian Forqan menambahkan Indonesia seharusnya mampu menjadi motor penggerak perubahan di ADB dan bukan malah larut dalam program-program ADB yang merusak lingkungan. Seperti rencana ADB yang mendorong negara-negara anggota untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir dan pengembangan pembangkit listrik batubara.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3324 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan