Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Sakit Menahun, Ayah 3 Anak Nekat Gantung Diri
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sakit kencing manis menahun membuat I Ketut Naya (47) frustasi sehingga nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Warga Desa Berambang, Negara ditemukan tewas tergantung dengan selendang warna merah di ventilasi jendela rumahnya.
Dari informasi yang dihimpun, ayah tiga anak ini diketahui menderita kencing manis sejak 15 tahun lalu. Naya sudah berupaya menempuh berbagai upaya pengobatan namun tidak juga sembuh malah penyakitnya semakin menjadi-jadi hingga mengakibatkan penglihatannya terganggu.
Naya yang berprofesi sebagai petani, seringkali mengeluh kalau dirinya sudah tidak mampu lagi untuk menghidupi keluarganya lantaran keadaannya sudah tidak memungkinkan. Beban hidup Naya semakin bertambah manakal dari 3 anaknya baru seorang diantaranya yang bekerja dan itupun dengan penghasilan pas-pasan.
“Mungkin karena frustasi sehingga korban memilih mengakhiri hidupnya dengan gantung diri,†ujar Kapolsek Kota Negara, AKP Ngurah Putu Riasa seizin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Selasa (5/5).
Menurut Riasa, kejadian ini diketahui pertama kalinya oleh salah satu anak Naya, yang spontan berteriak melihat bapaknya tergantung dalam keadaan tidak bernyawa. “Dari hasil pemeriksaan dokter dan hasil olah TKP tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, jadi kita simpulkan korban meninggal murni karena gantung diri dengan motif frustasi akibat sakit kencing manis yang dideritanya tidak kunjung sembuh,†pungkasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3773 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1715 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang