Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Djoko Kirmanto : Tidak Visible
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Departemen pekerjaan umum mempertimbangkan untuk mengambil alih proyek pembangunan jalan penghubung Pulau Serangan-Tanjung Benoa. Mengingat hingga saat ini tidak ada investor yang berminat untuk berinvestasi membangun jalan tol Serangan-Tanjung Benoa.
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto pada keteranganya di ketewel (7/5) menyatakan berdasarkan analisis, investor menolak untuk mengambil proyek jalan Serangan-Tanjung benoa karena proyek tersebut tidak memiliki nilai ekonomis.
“Tidak visible, jadi kalau itu diserahkan pada investor , investor membangun itu dananya tidak bisa dikembalikan dari tariff tol. Karena harganya mahal, trafiknya tidak cukup. Sehingga tidak mungkin diserahkan begitu saja ke investor” kata Djoko Kirmanto.
Sebelumnya pembangunan jalan penghubung Serangan-Tanjung Benoa diharapkan dapat mengatasi kemacetan pada jalan Bay Pas Ngurah Rai yang merupakan jalan penghubung Denpasar-Nusa Dua. Jalan ini juga diharapkan dapat membantu kelancaran akses pariwisata dari kawasan Pariwisata Nusa Dua ke kawasan pariwisata lainnya seperti Kuta dan Sanur.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3343 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 865 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan