Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Tabrakan Beruntun, Dua Turis Jepang Tewas di TKP
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kembali jalur setan Denpasar-Gilimanuk meminta tumbal nyawa. Setelah kemarin terjadi tabrakan adu jangkrik antara bus AKAP dengan truk, kali ini 2 turis asal Negeri Sakura, Jepang tewas di TKP setelah mengalami kecelakaan beruntun di km 68-69, tepatnya di Dusun Dauh Pangkung, Pekutatan.
Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan ini bermula ketika motor DK 3061 HJ yang dikendarai Takushi Sumita (22) dan membonceng Tomoyaki Yokida (40) melaju dari arah timur beriringan di belakang motor DK 5916 FG yang dikendarai Putu Anang Riantika (20), warga Yehembang Kauh, Mendoyo.
Sesampainya di TKP, Anang mendahului sebuah truk tidak dikenal dan diikuti juga oleh korban. Sayangnya, saat kedua motor tersebut masih dalam posisi menyalip, motor yang dikendarai Takushi menabrak lampu sein motor yang dikendarai Anang dari belakang. Akibat hal tersebut, kedua turis Jepang ini terpental sehingga terjatuh ke jalur kanan.
Pada saat yang bersamaan dari arah yang berlawanan meluncur pada jalurnya motor P 4940 YK yang dikendarai Edy Budi Purwanto (30) asal Jawa Timur sehingga 2 turis Jepang yang telah jatuh itu tertabrak. Akibat kecelakaan itu, 2 turis Jepang itu tewas di TKP, sedangkan Edy mengalami luka lecet pada lutut kiri dan kanan serta kepala depan kanan robek.
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Nuryana didampingi Kanit Laka Iptu Made Suwandra seijin Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana saat dikonfirmasi, Minggu (10/5) membenarkan kecelakaan tersebut. “Kejadian ini masih kita tangani,” ujarnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang