Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Korban Tewas Arak Maut Jadi 17 Orang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Korban tewas akibat keracunan arak yang dioplos methanol terus bertambah. Hari ini (28/5), korban tewas bertambah 4 orang sehingga total korban tewas menjadi 17 orang.
Dari pantauan beritabali.com di kamar jenazah RSUP Sanglah hari ini, tampak empat jenazah yang baru tiba. Oleh pihak pengantar, ketiga jenazah ini dinyatakan meninggal usai menenggak arak.
Empat jenazah yang meninggal usai minum arak ini antara lain Gusti Putu Natih, Arfan Nandi, Prasetiawan. Sementara satu korban lagi belum diketahui identitasnya.
Keempat korban arak maut ini berasal dari tempat yang berbeda dan tidak saling kenal satu sama lainnya. Sebelum meninggal, keluhannyanya sama yakni pusing, mual, dan penglihatan menjadi kabur.
“Sebelum meninggal, suami saya memang sempat minum arak sama teman-temannya. Minumnya arak campur coca cola,” jelas Yani, istri salah satu korban Arfan Nandi.
Sementara kerabat korban lainnya Gusti Putu Natih menyatakan, sebelum meninggal, korban memang sempat minum arak.“Sebelum meninggal dia sempat minum arak, ya mungkin buat ngibur (bersenang-senang),” kata Made Sujana, kerabat Gusti Natih.
Kasi Pelayanan Medik RSUP Sanglah, dr. Ken Wirasandi mengatakan, sejak dua hari terakhir, penderita keracunan arak methanol yang dirujuk ke RSUP Sanglah sudah mencapai 26 orang. Mereka berasal dari beberapa Kabupaten di Bali.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5970 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan