Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
RS Sanglah Kembali Terima Korban Arak Methanol
Sanglah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Korban keracunan arak methanol di Bali terus berjatuhan. Hari ini Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar kembali menerima pasien keracunan arak methanol.
Empat warga yang menjadi korban keracunan arak methanol ini dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah pada Jumat pagi. Para korban keracunan arak ini antara lain Andy, Boy, AA Satya Widiarsa, dan Sigit. Mereka semuanya berasal dari Kota Denpasar.
Ke empat korban keracunan arak methanol ini langsung mendapat perawatan intensif di ruang instalasi rawat darurat (IRD) RSUP Sanglah Denpasar. Ke empat korban keracunan ini rata-rata mengeluh pusing, mual, dan penglihatan yang mulai kabur.
“Keluhan paling parah mual-mual. Jika telat dibawa bisa mengakibatkan kematian karena methanol menyerang sususan saraf,” jelas dr. Gede Kambayana, dokter IRD RSUP Sanglah.
Dengan bertambahnya empat korban keracunan arak ini, total jumlah korban keracunan arak methanol yang masih dirawat intensif di RSUP Sanglah Denpasar mencapai 17 orang. Sementara jumlah korban tewas akibat keracunan arak methanol hingga kini mencapai 17 orang.
Menurut data RSUP Sanglah Denpasar, korban keracunan arak methanol ini tak hanya berasal dari Kota Denpasar. Para korban keracunan arak methanol juga berasal dari beberapa kabupaten lainnya di Bali seperti Badung, Tabanan, Gianyar, hingga Buleleng.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2942 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2015 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun