Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
RS Sanglah Kembali Terima Korban Arak Methanol
Sanglah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Korban keracunan arak methanol di Bali terus berjatuhan. Hari ini Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar kembali menerima pasien keracunan arak methanol.
Empat warga yang menjadi korban keracunan arak methanol ini dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah pada Jumat pagi. Para korban keracunan arak ini antara lain Andy, Boy, AA Satya Widiarsa, dan Sigit. Mereka semuanya berasal dari Kota Denpasar.
Ke empat korban keracunan arak methanol ini langsung mendapat perawatan intensif di ruang instalasi rawat darurat (IRD) RSUP Sanglah Denpasar. Ke empat korban keracunan ini rata-rata mengeluh pusing, mual, dan penglihatan yang mulai kabur.
“Keluhan paling parah mual-mual. Jika telat dibawa bisa mengakibatkan kematian karena methanol menyerang sususan saraf,” jelas dr. Gede Kambayana, dokter IRD RSUP Sanglah.
Dengan bertambahnya empat korban keracunan arak ini, total jumlah korban keracunan arak methanol yang masih dirawat intensif di RSUP Sanglah Denpasar mencapai 17 orang. Sementara jumlah korban tewas akibat keracunan arak methanol hingga kini mencapai 17 orang.
Menurut data RSUP Sanglah Denpasar, korban keracunan arak methanol ini tak hanya berasal dari Kota Denpasar. Para korban keracunan arak methanol juga berasal dari beberapa kabupaten lainnya di Bali seperti Badung, Tabanan, Gianyar, hingga Buleleng.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3353 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1044 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 796 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan