Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Polisi Diminta Tertibkan Seluruh Pedagang Arak
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Korban tewas akibat keracunan arak methanol hingga kini sudah mencapai 17 orang. Untuk mengurangi jumlah korban jiwa akibat arak, Polda Bali diminta tegas menertibkan seluruh pedagang arak yang ada.
Hal ini disampaikan seorang produsen arak asli Bali berijin Depertemen Kesehatan di Denpasar, yang enggan namanya di-online-kan.Menurut pengusaha arak Bali asli ini, banyaknya korban tewas akibat arak belakangan ini, disebabkan oleh banyaknya arak ‘produk liar’ yang beredar di tengah masyarakat.
“Karena tidak ada pengawasan yang ketat dari aparat, perdagangan arak jadi tidak terkendali. Banyak arak tidak jelas dengan campuran yang berbahaya bagi manusia beredar di Bali. Ini harus menjadi perhatian serius aparat, agar korban jiwa akibat arak methanol tidak semakin bertambah,†jelasnya.
Banyaknya arak yang tidak berijin Depkes, juga berpengaruh pada industri arak resmi di yang sudah mengantongi ijin.“Banyak produsen arak liar yang tak berijin menggunakan botol bekas arak yang berijin depkes.
Jika arak buatan mereka yang tidak jelas isinya kemudian menimbulkan korban jiwa, maka praktis produsen arak asli Bali berijin atau pembuat arak tradisional yang masih asli yang akan kena getahnya. Oleh karena itu, polisi harus segera menertibkan semua pedagang arak, baik yang ada ijin depkes maupun tidak ada ijinnya,†imbuhnya.
Sementara seorang warga Denpasar yang juga penikmat arak asli Bali, Putu Indrawan, menyatakan, sudah saatnya dibuat aturan yang jelas terkait perdagangan arak di Bali.
“Harus ada ketegasan aturan, siapa saja yang boleh ‘bermain’ (menjual dan mendistribusikan) arak di Bali. Jadi kalo ada persoalan seperti sekarang ini, ya tinggal minta pertanggungjawaban para ‘pemain’ arak tadi,†kata Indrawan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan