Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Menhub: 70% Kawasan Bandara Harus Sebagai Traffic Management
Tuban
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menteri Perhubungan Djusman Safei Djamal mengingatkan Manajemen PT Angkasa Pura I untuk tidak mengkomersialkan kawasan Bandara Internasional Ngurah Rai hingga 40 persen. Menurut Djusman kawasan bandara secara umum hanya dapat dikomersialkan maksimal hingga 30 persen dari seluruh luas bandara.
Peringatan tersebut disampaikan menteri perhubungan menyusul penolakan Gubernur Bali Made Mangku Pastika atas rencana PT Angkasa Pura I yang berencana mengkomersialkan 40 persen kawasan Bandara. Sedangkan luas Bandara Ngurah Rai secara keseluruhan mencapai 100.000 meter persegi.
Djusman Safei Jamal pada keterangannya di Tuban, Rabu (3/6) menegaskan masukan gubernur Bali harus menjadi pertimbangan utama, sebab secara aturan juga menunjukkan hanya 30 persen kawasan Bandara yang dapat dikomersialisasikan.
“Secara aturan sekitar 70 persen kawasan bandara harus berorientasi pada pengelolaan bandara sebagai traffic management. Sedangkan hanya 30 persen untuk komersial seperti untuk menampung makan, minum dan pernak-pernik kecil,” jelas Djusman Safei Djamal.
Sebelumnya secara tegas Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan menolak untuk komersialisasi 40 persen kawasan Bandara. Pemda Bali bahkan sempat mengancam tidak akan mengeluarkan ijin mendirikan bangunan (IMB) jika PT Angkasa Pura I tetap ngotot mengkomersialkan 40 persen kawasan Bandara. (mlt)
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4524 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2338 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1045 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun