Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Tim JK-Win Jembrana Targetkan 13 Persen Suara
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tim Pemenangan Capres-Cawapres, Jusuf Kalla-Wiranto (JK-Win) hanya ditargetkan meraih 13 persen suara atau 25 ribu suara dari 205.529 pemilih di Jembrana. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Tim Pemenangan JK-Win, I Wayan Torken. Menurut Torken, target tersebut sangat realistis di tengah kondisi perpolitikan Jembrana seperti sekarang ini.
Saya kira ini target yag realistis namun kita tetap berharap bisa meraup suara sebanyak-banyaknya di Jembrana ini, ujar Torken. Target tersebut diperoleh setelah memperhitungkan kekuatan parpol pengusung JK-Win, yakni Golkar, Hanura dan PKNU ditambah beberapa PAN dan PKB serta relawan-relawan seperti Himpunan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (HKKSS) Jembrana.
Sedangkan Ketua Tim Pemenangan JK Win Jembrana, I Ketut Widastra mengatakan pihaknya beserta seluruh tim siap memenangkan pasangan JK-Win yang sering disebut pasangan Bhineka Tunggal Ika. Pendekatan kami sederhana, JK-Win diusung partai yang besar (Golkar) yang ada di hati nurani ditambah lagi penjernihan dari PKNU sehingga pasangan Nusantara lengkap, imbuhnya. Di sisi lain Widastra, menyarankan agar masyarakat Jembrana tidak golput.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun