Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Wiranto Janjikan Reformasi Birokrasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Calon Wakil Presiden dari Partai Hanura Wiranto menjanjikan adanya reformasi birokrasi jika terpilih dalam pemilihan presiden mendatang. Hal ini disampaikan Wiranto saat kampanye dialogis di Sanur (11/6).
Calon Wakil Presiden dari Jusuf Kalla ini menyatakan sudah saatnya tidak ada lagi birokrasi yang menyebabkan proses pelayanan terhadap masyarakat berjalan lamban. Wiranto menjanjikan birokrasi yang efektif, professional dan lebih cepat jika dalam pemilihan presiden mendatang terpilih. Selain itu, Wiranto mengkritik kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan otonomi daerah yang tidak jelas. Ada hal yang merisaukan, tatkala terdapat perbedaan yang mendasar antara pusat dan daerah. Problem yang terjadi adalah tatkala tidak ada kejelasan peran pusat dan daerah, tegas Wiranto.
Calon Wakil Presiden dari Partai Hanura Wiranto juga mengkritik proses demokrasi yang berjalan di Indonesia saat ini. Menurut Wiranto, Demokrasi yang ada saat ini merupakan demokrasi penuh dusta. Sebab suara rakyat dapat diperjualbelikan. Selain itu masih terdapat rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi tidak dapat mendapatkan hak pilihnya karena tidak mendapatkan kartu pemilih.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun