Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Suami Kerja Di Jepang, Istri Main Kuda Lumping
Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Rupanya 5 tahun ditinggal suaminya bekerja di Jepang membuat Ni Made Rn (37) blingsatan menahan gejolak birahinya. Untuk menghilangkan dahaganya itu, warga Lingkungan Biluk Poh Kangin, Tegalcangkring, Mendoyo ini nekad menjalin hubungan gelap dengan I Nengah Pm (31), seorang pemuda warga Lingkungan Biluk Poh Kauh, Tegal Cangkring, Mendoyo.
Hubungan terlarang ini dimulai pada bulan Juli tahun lalu yang diduga ditimbulkan karena keduanya sering bertemu mengingat Pm bekerja sebagai perawat pepadu (kerbau pacuan) milik Wira, mertua Rn. Perselingkuhan mereka berjalan lancar-lancar saja lantaran jarak rumah keduanya dekat.
“Saat Pm mendatangi rumah Rn, tidak ada yang melihat karena melalui jalan setapak di areal persawahan yang sepi dan tembus ke rumah Rn,” ujar Kapolsek Mendoyo AKP I Ketut Sukarta, seizin Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Suardana, ketika dikonfirmasi, Selasa (30/6).
Setelah beberapa kali melakukan hubungan badan, kata Sukarta, akhirnya Rn hamil. Oleh Rn kehamilan ini diberitahukan kepada Pm pada Desember lalu dan sejak saat itu Rn tidak mau lagi menemui Pm. “Sejak hamil Rn tidak mau lagi menemui Pm apalagi diajak berhubungan badan, dia terus mengurung diri di rumahnya,” jelasnya.
Pm sempat menawarkan untuk menggugurkan kandungan Rn dengan memberikan obat namun ditolak. “Karena ditolak keduanya sepakat membuat komitmen kalau Rn diceraikan oleh suaminya, Pm siap menikahi. Jika tidak diceraikan Pm siap merawat anak yang lahir itu,” terangnya. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1020 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli