Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pengembangan Danau Buyan Jalan Terus

Pancasari

Kamis, 2 Juli 2009, 18:48 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Penolakan pengembangan kawasan Danau Buyan di Desa Pancasari Kecamatan Sukasada yang tanpa disertai sebuah solusi, memicu Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk meneruskan pengembangan kawasan danau tersebut.

Setelah sempat diwarnai berbagai pendapat di Bali Selatan terkait upaya Pemkab Buleleng mengembangkan potensi Danau Buyan di Desa Pancasri dan dengan desakan warga Desa Pancasari serta komponen masyarakat Buleleng, Kamis (2/7) Pemerintah Kabupaten Buleleng akan tetap mengembangkan kawasan danau buyan, bahkan dalam mengarap proyek itu akan mengandeng tiga investor.

“keranakan banyak pendapat, katanya kawasan suci, merusak lingkungan, padahal yang merusak lingkungankan banyak disana, justru kita menata danau buyan itu menjadi danau yang indah dan memiliki taksu yang tinggi, jadi kita menata kembali, ini kita buktikan, ditolak sampai sekarang, kok tidak ada solusi, makanya saya perjuangankan terus untuk pelaksanaan proyek ini untuk kesejahteraan masyarakat Buleleng,” ungkap Bupati Buleleng, Putu Bagiada disela-sela pelaksanaan Kunker di Desa Pancasari.

Dalam pengembangan kawasan Danau Buyan telah dilakukan kajian secara matang, pembangunan yang dilakukan para investor juga mengacu pada alam dan tidak melakukan eksploitasi alam, “hanya saja dalam mengarap pengembangan itu hanya memanfaatkan alam sebagai latar belakang pertunjukan, tidak lebih dari itu, ini satu-satunya di Indonesia,” papar Bagiada.

Sebelumnya, rencana pengembangan kawasan danau Buyan yang direncanakan Pemerintah Kabupaten Buleleng mendapat penolakan dari Bali Selatan dengan alasan merusak alam dan menganggu kesucian danau, namun beragam komentar
tersebut justru tidak memberikan solusi hingga kemudian rencana tersebut akan duteruskan kembali.(sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami