Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 11 September 2026
PHRI Buleleng Dukung Pengembangan Danau Buyan
Singaraja
Jumat, 3 Juli 2009,
15:18 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Rencana pengembangan kembali Kawasan Danau Buyan di Desa Pancasari Kecamatan Sukasada mendapat respon dari berbagai komponen masyarakat di Buleleng, salah satunya para praktisi pariwisata yang mendukung secara penuh rencana pemanfaatan Danau Buyan.
Langkah pasti yang dilakukan Bupati Buleleng, Putu Bagiada terkait pengembangan Danau Buyan dengan mengandeng tiga investor tersebut akan memberikan sinyal positif bagi warga Buleleng sendiri, sehingga Jumat (3/7) BPC PHRI Buleleng menyatakan dukungan secara penuh dengan melakukan pengelolaan Danau Buyan berdasarkan potensi yang berlandaskan pada falsafah Tri Hita Karana.
“Kenapa tidak, kawasan danau buyan memiliki potensi yang sangat luar biasa, ini harus dikembangkan asalkan harus memperhatikan kondisi di sekitarnya berdasarkan tri hita karana, kalau ini dikembangkan, buleleng tidak akan kalah dengan Bali Selatan,†ungkap Ketua PHRI Buleleng, Dewa Ketut Suardipa.
Dukungan yang diberikan PHRI Buleleng terkait rencana pengembangan kembali kawasan Danau Buyan setelah munculnya berbagai pendapat dinilai sebagai langkah yang tepat,†memang pendapat itu semestinya harus ada solusi, kalau terus begini kapan Buleleng akan maju,†papar Dewa Suardipa.
Sebelumnya, setelah sempat diwarnai berbagai pendapat di Bali Selatan terkait upaya Pemkab Buleleng mengembangkan potensi Danau Buyan di Desa Pancasri dan dengan desakan warga Desa Pancasari serta komponen masyarakat Buleleng, Pemerintah Kabupaten Buleleng akan tetap mengembangkan kawasan danau buyan, bahkan dalam mengarap proyek itu akan mengandeng tiga investor.
Dalam pengembangan kawasan Danau Buyan telah dilakukan kajian secara matang, pembangunan yang dilakukan para investor juga mengacu pada alam dan tidak melakukan eksploitasi alam. (sas)
Langkah pasti yang dilakukan Bupati Buleleng, Putu Bagiada terkait pengembangan Danau Buyan dengan mengandeng tiga investor tersebut akan memberikan sinyal positif bagi warga Buleleng sendiri, sehingga Jumat (3/7) BPC PHRI Buleleng menyatakan dukungan secara penuh dengan melakukan pengelolaan Danau Buyan berdasarkan potensi yang berlandaskan pada falsafah Tri Hita Karana.
“Kenapa tidak, kawasan danau buyan memiliki potensi yang sangat luar biasa, ini harus dikembangkan asalkan harus memperhatikan kondisi di sekitarnya berdasarkan tri hita karana, kalau ini dikembangkan, buleleng tidak akan kalah dengan Bali Selatan,†ungkap Ketua PHRI Buleleng, Dewa Ketut Suardipa.
Dukungan yang diberikan PHRI Buleleng terkait rencana pengembangan kembali kawasan Danau Buyan setelah munculnya berbagai pendapat dinilai sebagai langkah yang tepat,†memang pendapat itu semestinya harus ada solusi, kalau terus begini kapan Buleleng akan maju,†papar Dewa Suardipa.
Sebelumnya, setelah sempat diwarnai berbagai pendapat di Bali Selatan terkait upaya Pemkab Buleleng mengembangkan potensi Danau Buyan di Desa Pancasri dan dengan desakan warga Desa Pancasari serta komponen masyarakat Buleleng, Pemerintah Kabupaten Buleleng akan tetap mengembangkan kawasan danau buyan, bahkan dalam mengarap proyek itu akan mengandeng tiga investor.
Dalam pengembangan kawasan Danau Buyan telah dilakukan kajian secara matang, pembangunan yang dilakukan para investor juga mengacu pada alam dan tidak melakukan eksploitasi alam. (sas)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 718 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026