Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
PHRI Buleleng Dukung Pengembangan Danau Buyan
Singaraja
Jumat, 3 Juli 2009,
15:18 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Rencana pengembangan kembali Kawasan Danau Buyan di Desa Pancasari Kecamatan Sukasada mendapat respon dari berbagai komponen masyarakat di Buleleng, salah satunya para praktisi pariwisata yang mendukung secara penuh rencana pemanfaatan Danau Buyan.
Langkah pasti yang dilakukan Bupati Buleleng, Putu Bagiada terkait pengembangan Danau Buyan dengan mengandeng tiga investor tersebut akan memberikan sinyal positif bagi warga Buleleng sendiri, sehingga Jumat (3/7) BPC PHRI Buleleng menyatakan dukungan secara penuh dengan melakukan pengelolaan Danau Buyan berdasarkan potensi yang berlandaskan pada falsafah Tri Hita Karana.
-uKenapa tidak, kawasan danau buyan memiliki potensi yang sangat luar biasa, ini harus dikembangkan asalkan harus memperhatikan kondisi di sekitarnya berdasarkan tri hita karana, kalau ini dikembangkan, buleleng tidak akan kalah dengan Bali Selatan,- ungkap Ketua PHRI Buleleng, Dewa Ketut Suardipa.
Dukungan yang diberikan PHRI Buleleng terkait rencana pengembangan kembali kawasan Danau Buyan setelah munculnya berbagai pendapat dinilai sebagai langkah yang tepat,- memang pendapat itu semestinya harus ada solusi, kalau terus begini kapan Buleleng akan maju,- papar Dewa Suardipa.
Sebelumnya, setelah sempat diwarnai berbagai pendapat di Bali Selatan terkait upaya Pemkab Buleleng mengembangkan potensi Danau Buyan di Desa Pancasri dan dengan desakan warga Desa Pancasari serta komponen masyarakat Buleleng, Pemerintah Kabupaten Buleleng akan tetap mengembangkan kawasan danau buyan, bahkan dalam mengarap proyek itu akan mengandeng tiga investor.
Dalam pengembangan kawasan Danau Buyan telah dilakukan kajian secara matang, pembangunan yang dilakukan para investor juga mengacu pada alam dan tidak melakukan eksploitasi alam. (sas)
Langkah pasti yang dilakukan Bupati Buleleng, Putu Bagiada terkait pengembangan Danau Buyan dengan mengandeng tiga investor tersebut akan memberikan sinyal positif bagi warga Buleleng sendiri, sehingga Jumat (3/7) BPC PHRI Buleleng menyatakan dukungan secara penuh dengan melakukan pengelolaan Danau Buyan berdasarkan potensi yang berlandaskan pada falsafah Tri Hita Karana.
-uKenapa tidak, kawasan danau buyan memiliki potensi yang sangat luar biasa, ini harus dikembangkan asalkan harus memperhatikan kondisi di sekitarnya berdasarkan tri hita karana, kalau ini dikembangkan, buleleng tidak akan kalah dengan Bali Selatan,- ungkap Ketua PHRI Buleleng, Dewa Ketut Suardipa.
Dukungan yang diberikan PHRI Buleleng terkait rencana pengembangan kembali kawasan Danau Buyan setelah munculnya berbagai pendapat dinilai sebagai langkah yang tepat,- memang pendapat itu semestinya harus ada solusi, kalau terus begini kapan Buleleng akan maju,- papar Dewa Suardipa.
Sebelumnya, setelah sempat diwarnai berbagai pendapat di Bali Selatan terkait upaya Pemkab Buleleng mengembangkan potensi Danau Buyan di Desa Pancasri dan dengan desakan warga Desa Pancasari serta komponen masyarakat Buleleng, Pemerintah Kabupaten Buleleng akan tetap mengembangkan kawasan danau buyan, bahkan dalam mengarap proyek itu akan mengandeng tiga investor.
Dalam pengembangan kawasan Danau Buyan telah dilakukan kajian secara matang, pembangunan yang dilakukan para investor juga mengacu pada alam dan tidak melakukan eksploitasi alam. (sas)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5898 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4626 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026