Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Wabup Badung Terseret Kasus Pemalsuan Dokumen
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dugaan kasus pemalsuan dokumen, menyeret Wakil Bupati Badung, I Ketut Sudikerta. Orang nomor dua di Pemkab Badung ini tersandung kasus pemalsuan pengurusan sertifikat tanah yang dilaporkan korbannya, pada Bulan Maret lalu, ke Dit Reskrim Polda Bali.
Politisi dari Golkar itu bakal menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Polda Bali. Nantinya, pemeriksaan Sudikerta, akan terlaksana setelah mendapat injin dari Mendagri.
Dilaporkannya Sudikerta ke Dit Reskrim Polda Bali, dijelaskan Kasat I Dit Reskrim Polda Bali, AKBP Ahmad Nurwahid.
“ Benar, sudah kita kirim 2 hari lalu, hari yang lalu ke Mendagri,” jelasnya.
Siapa pelapornya ? AKBP Achmad mengatakan, Sudikerta dilaporkan oleh I Nyoman Redit yang merasa ditipu pembuatan dokumen pengurusan surat tanah.
Dalam pengaduan Redit, dia ditipu hampir Rp 3 miliar. Seperti yang dikatakan AKBP Achmad, dalam laporan korban, selain Sudikerta, ada seorang lagi yang ikut dilaporkan dalam kasus tersebut, yakni Ketut Sukada.
“Dia sudah kita periksa, tinggal Wakil Bupati,”bebenya.
Dugaan pemalsuan ini, bakal menyeret pelaku lain. Alasannya, pengguna dokumen tidak hanya dipergunakan oleh dua orang saja.
“Benar, ada orang lain yang akan kita periksa,”ucapnya tegas.
Pasal apa yang akan dipasang penyidik untuk para pelaku? AKBP Achmad mengatakan, pelaku bakal terancam dengan pasal 263 junto 266 KUHP.
Terkait Pasal 263, menurut AKBP Achmad, menyangkut pemalsuan dokumen dengan pidana penjara paling lama 6 tahun. Sedangka junto 266 KUHP terkait dengan memberikan keterangan dan informasi palsu kepada aparat yang berwenang
Dari informasi dilapangan, laporan korban LP/115 /III/2009 Dit Reskrim Pold Bali, bermula pada pada September 2008. Dimana, ada kesepakatan pengurusan surat tanah antara pelapor dan terlapor.
Tanah tersebut memiliki luas 1,5 hektare yang berada di Lingkungan Banjar Anyar Benoa Kuta Selatan Badung.
Di tengah perjalanan, kesepakatan terhadang. Pada akhirnya, hingga tanggal 6 Maret 2009, kasus itu dilaporkan ke Mapolda Bali. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5989 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2313 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan