Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polda Bali Telisik Dugaan Korupsi Imigrasi

Tuban

Selasa, 7 Juli 2009, 19:16 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Dugaan kasus korupsi yang menerpa pihak Imigrasi Bandara Ngurah Rai Tuban Badung, sebesar Rp 3 miliar, bakal ditelisik jajaran Polda Bali. Apabila, dalam pembuktian memenuhi unsur dugaan korupsi, kelak, kasusnya akan diproses jajaran Dit Reskrim Polda Bali, unit Satuan Tindak Pidana Korupsi (Sat Tipikor).

Penelusurun ini merupakan timbal balik dari komentar pihak BPK, yang menemukan adanya kasus dugaan Visa On Arrival (VOA), di instansi Imigrasi.

Menurut Kasat Tipikor Dit Reskrim Polda Bali, AKBP Nengah Bardin, Selasa (07/07), pihaknya masih mempelajari dugaan kasus korupsi itu. “Masih kita pelajari dulu, Jika ditemukan akan kita proses,” tegasnya.

Belum masuknya, laporan ke meja penyidik, menurut Bardin akibat kesibukan jajaran Polri menghadapi Pemilu.
Kendati demikian, saat ini pihaknya hanya menangani beberapa kasus korupsi, yang kini masih dalam lidik.

Diantarannya, kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) di Klungkung, Mark-up harga tanah di Plaga, dan beberapa kasus lainnya.
Terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, mengharapkan dugaan korupsi pemasukan dana pembuatan VOA, secepatnya disikapi.

“Jelas kita mengharapkan ada penindakan secara hukum, atas dugaan kasus korupsi itu,” papar mantan Kapolda ini, usai teleconference dengan Presiden RI, di Mapolda Bali, Selasa (07/07).

Ditegaskannya, soal pemasukan dari VOA di Bandara Ngurah Rai Bali merupakan tanggung jawab pusat. Pasalnya semua dana visa on arrival di Bandara Ngurah Rai diambil pemerintah pusat.

Lain hal, pemasukan itu tidak ada yang langsung diserahkan ke provinsi. Hanya saja Bali mendapat dana perimbangan. ‘’Bisa saja dana perimbangan itu dari dana visa on arrival itu,’’ terangnya. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami