Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Pelabuhan Gilimanuk Lengang
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Antusias masyarakat mengikuti Pilpres 2009 berimbas dengan lengangnya Pelabuhan Gilimanuk. Padahal sebelumnya, pintu gerbang Bali Barat tersebut dipenuhi oleh jubelan ribuan kendaraan yang antri untuk berlayar menuju Pulau Jawa.
Dari pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (8/7), sejak pagi hari, jumlah kendaraan yang menyeberang ke Jawa maupun sebaliknya tampak jauh menurun sehingga tidak terjadi antrian panjang seperti beberapa hari sebelumnya.
Bus pariwisata, bus AKAP, kendaraan barang dan mobil pribadi yang biasanya memenuhi areal parkir pelabuhan bahkan terkadang sampai meluber ke luar parkir hanya tampak segelintir saja yang menyeberang. Seusai membeli tiket, kendaraan-kendaraan itu langsung bisa naik ke kapal.
Sejumlah kapal motor penumpang (KMP) maupun kapal landing craft tank (LCT) yang melayani penyeberangan di Selat Bali itu, tampak hanya memuat beberapa kendaraan dan penumpang saja.
Hal yang sama terjadi ketika kapal-kapal tersebut merapat di dermaga Pelabuhan Gilimanuk setelah tiba dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jatim. Lengangnya situasi di Pelabuhan Gilimanuk berlanjut hingga siang hari.
Sejumlah sopir truk ketika ditemui mengaku tidak menggunakan hak pilihnya dengan alasan tidak sempat ke TPS karena barang yang dibawanya harus tiba di tujuan tepat waktu. Kendati situasi sepi, pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk yang dilakukan polisi dan anggota TNI tetap ketat. Surat-surat, kendaraan dan barang bawaan baik yang keluar maupun masuk pelabuhan diperiksa dengan teliti.
Manajer Oprasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban, ketika dikonfirmasi, Rabu (8/7) membenarkan terjadi penurunan pengguna jasa penyebrangan pada Selasa malam dan berlanjut pada hingga Rabu ini. Menurutnya, hal ini disebabkan karena imbas dari pencontrengan Pilpres.
Imbas pencontrengan juga terjadi di jalur poros Denpasar-Gilimanuk. Jalur utama yang biasanya dipenuhi oleh lalu liontas ribuan kendaraan mendadak sontak sepi. Hampir tidak ada kendaraan angkutan umum yang melintas.
“Saya terpaksa naik truk dari Gilimanuk ke Negara lantaran selama tiga jam saya menunggu angkot tidak juga ada yang melintas,” keluh Suardana, salah seorang warga Gilimanuk yang menunggu angkot sejak pukul 09.00 pagi.
Hal senada juga terjadi di beberapa pusat keramaian di seputar kota Negara. Parkir di depan Pasar Umum Negara yang sehari-harinya ramai dengan deretan sepeda motor, saat Pilpres berlangsung tampak sepi. Terlihat hanya segelintir sepeda motor terparkir di sana. Hal yang sama juga terjadi di sejumlah pusat pertokoan. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 440 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 372 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 367 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik