Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Winasa: Jembrana Hanya Perlu Ijin Prinsip
Negara
Kamis, 16 Juli 2009,
15:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pembangunan bandara di Jembrana ternyata bukanlah sekedar ingin gagah-gagahan namun merupakan salah satu solusi untuk mengatasi persoalan-persoalan sosial yang kini telah dirasakan oleh Kota Denpasar. Bupati Jembrana, I Gede Winasa mengaku hanya membutuhkan ijin prinsip saja. Terkait pendanaan, Winasa mengaku sudah mendapatkan investor.
Hal tersebut diungkapkan Winasa saat menerima kunjungan Nyoman Rudana, anggota DPD RI, Kamis (16/7) di ruang kerjanya. Menurut Winasa, salah satu solusi mengatasi traffic jam yang kini telah dirasakan di Kota Denpasar akibat arus wisatawan adalah membuat bandara baru sebagai alternatif.
-uSaya pikir pembangunan airport di Jembrana sangat tepat karena bisa mengakses Bali Timur, Barat dan Selatan. Selain untuk mencegah semakin parahnya traffic jam di Denpasar pembuatan airport ini juga bisa menjaga eksistensi budaya Bali,- terangnya.
Winasa mengaku hanya memerlukan ijin prinsip saja untuk membangun bandara di Jembrana. -uYang diperlukan Jembrana hanya ijin prinsip. Tidak perlu uang karena bisa cari sendiri,- tandasnya. Perlunya pembangunan bandara baru, kata Winasa, lantaran perluasan Bandara Ngurah Rai sudah tidak memungkinkan lagi karena akan mengorbankan hutan bakau sebagai sebuah ekosistem yang menjaga daratan.
-uKalau nantinya ada airport baru, Ngurah Rai bisa dipakai untuk penerbangan domestik dan yang baru untuk internasional. Kalau hal ini terwujud tentunya akan ada distribusi kegiatan ekonomi dan traffic jam di Denpasar tidak lagi terjadi,- terangnya.
Mendengar penjelasan Winasa, Rudana mengaku sepakat kalau pembangunan bandara di Jembrana merupakan salah satu alternatif untuk mengantisipasi perkembangan transportasi udara. Rudanapun berjanji akan meneruskannya ke Senayan. -uKendatipun masa jabatan saya tinggal sampai Oktober saja, saya akan teruskan pembicaraan ini di Jakarta,-
janjinya. (dey)
Hal tersebut diungkapkan Winasa saat menerima kunjungan Nyoman Rudana, anggota DPD RI, Kamis (16/7) di ruang kerjanya. Menurut Winasa, salah satu solusi mengatasi traffic jam yang kini telah dirasakan di Kota Denpasar akibat arus wisatawan adalah membuat bandara baru sebagai alternatif.
-uSaya pikir pembangunan airport di Jembrana sangat tepat karena bisa mengakses Bali Timur, Barat dan Selatan. Selain untuk mencegah semakin parahnya traffic jam di Denpasar pembuatan airport ini juga bisa menjaga eksistensi budaya Bali,- terangnya.
Winasa mengaku hanya memerlukan ijin prinsip saja untuk membangun bandara di Jembrana. -uYang diperlukan Jembrana hanya ijin prinsip. Tidak perlu uang karena bisa cari sendiri,- tandasnya. Perlunya pembangunan bandara baru, kata Winasa, lantaran perluasan Bandara Ngurah Rai sudah tidak memungkinkan lagi karena akan mengorbankan hutan bakau sebagai sebuah ekosistem yang menjaga daratan.
-uKalau nantinya ada airport baru, Ngurah Rai bisa dipakai untuk penerbangan domestik dan yang baru untuk internasional. Kalau hal ini terwujud tentunya akan ada distribusi kegiatan ekonomi dan traffic jam di Denpasar tidak lagi terjadi,- terangnya.
Mendengar penjelasan Winasa, Rudana mengaku sepakat kalau pembangunan bandara di Jembrana merupakan salah satu alternatif untuk mengantisipasi perkembangan transportasi udara. Rudanapun berjanji akan meneruskannya ke Senayan. -uKendatipun masa jabatan saya tinggal sampai Oktober saja, saya akan teruskan pembicaraan ini di Jakarta,-
janjinya. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026