Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Winasa: Jembrana Hanya Perlu Ijin Prinsip
Negara
Kamis, 16 Juli 2009,
15:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pembangunan bandara di Jembrana ternyata bukanlah sekedar ingin gagah-gagahan namun merupakan salah satu solusi untuk mengatasi persoalan-persoalan sosial yang kini telah dirasakan oleh Kota Denpasar. Bupati Jembrana, I Gede Winasa mengaku hanya membutuhkan ijin prinsip saja. Terkait pendanaan, Winasa mengaku sudah mendapatkan investor.
Hal tersebut diungkapkan Winasa saat menerima kunjungan Nyoman Rudana, anggota DPD RI, Kamis (16/7) di ruang kerjanya. Menurut Winasa, salah satu solusi mengatasi traffic jam yang kini telah dirasakan di Kota Denpasar akibat arus wisatawan adalah membuat bandara baru sebagai alternatif.
“Saya pikir pembangunan airport di Jembrana sangat tepat karena bisa mengakses Bali Timur, Barat dan Selatan. Selain untuk mencegah semakin parahnya traffic jam di Denpasar pembuatan airport ini juga bisa menjaga eksistensi budaya Bali,†terangnya.
Winasa mengaku hanya memerlukan ijin prinsip saja untuk membangun bandara di Jembrana. “Yang diperlukan Jembrana hanya ijin prinsip. Tidak perlu uang karena bisa cari sendiri,†tandasnya. Perlunya pembangunan bandara baru, kata Winasa, lantaran perluasan Bandara Ngurah Rai sudah tidak memungkinkan lagi karena akan mengorbankan hutan bakau sebagai sebuah ekosistem yang menjaga daratan.
“Kalau nantinya ada airport baru, Ngurah Rai bisa dipakai untuk penerbangan domestik dan yang baru untuk internasional. Kalau hal ini terwujud tentunya akan ada distribusi kegiatan ekonomi dan traffic jam di Denpasar tidak lagi terjadi,†terangnya.
Mendengar penjelasan Winasa, Rudana mengaku sepakat kalau pembangunan bandara di Jembrana merupakan salah satu alternatif untuk mengantisipasi perkembangan transportasi udara. Rudanapun berjanji akan meneruskannya ke Senayan. “Kendatipun masa jabatan saya tinggal sampai Oktober saja, saya akan teruskan pembicaraan ini di Jakarta,â€
janjinya. (dey)
Hal tersebut diungkapkan Winasa saat menerima kunjungan Nyoman Rudana, anggota DPD RI, Kamis (16/7) di ruang kerjanya. Menurut Winasa, salah satu solusi mengatasi traffic jam yang kini telah dirasakan di Kota Denpasar akibat arus wisatawan adalah membuat bandara baru sebagai alternatif.
“Saya pikir pembangunan airport di Jembrana sangat tepat karena bisa mengakses Bali Timur, Barat dan Selatan. Selain untuk mencegah semakin parahnya traffic jam di Denpasar pembuatan airport ini juga bisa menjaga eksistensi budaya Bali,†terangnya.
Winasa mengaku hanya memerlukan ijin prinsip saja untuk membangun bandara di Jembrana. “Yang diperlukan Jembrana hanya ijin prinsip. Tidak perlu uang karena bisa cari sendiri,†tandasnya. Perlunya pembangunan bandara baru, kata Winasa, lantaran perluasan Bandara Ngurah Rai sudah tidak memungkinkan lagi karena akan mengorbankan hutan bakau sebagai sebuah ekosistem yang menjaga daratan.
“Kalau nantinya ada airport baru, Ngurah Rai bisa dipakai untuk penerbangan domestik dan yang baru untuk internasional. Kalau hal ini terwujud tentunya akan ada distribusi kegiatan ekonomi dan traffic jam di Denpasar tidak lagi terjadi,†terangnya.
Mendengar penjelasan Winasa, Rudana mengaku sepakat kalau pembangunan bandara di Jembrana merupakan salah satu alternatif untuk mengantisipasi perkembangan transportasi udara. Rudanapun berjanji akan meneruskannya ke Senayan. “Kendatipun masa jabatan saya tinggal sampai Oktober saja, saya akan teruskan pembicaraan ini di Jakarta,â€
janjinya. (dey)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026