Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 4 Agustus 2026
Warga Desak Pengembangan Kawasan Danau Buyan
Singaraja
Sabtu, 25 Juli 2009,
16:44 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sejumlah komponen masyarakat dengan tegas mendesak agar Pemerintah Propinsi Bali tidak melarang Pemkab Buleleng melakukan pengembangan Kawasan Danau Buyan di Desa Pancasari Kecamatan Buleleng dengan mendatangkan investor.
Desakan sejumlah komponen masyarakat Buleleng itu mengemuka sabtu (25/7) dalam Simakrama di Gedung Kesenian Gede Manik Singaraja yang dihadiri Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, Wakil Gubernur Bali, AA Puspayoga bersama Bupati Buleleng Putu Bagiada dan Wakil Bupati Buleleng, Made Arga Pynatih.
“kami masyarakat Desa Pancasari menginginkan adanya perubahan dengan memanfaatkan potensi yang ada, kawasan danau buyan perlu dikembangkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, kalau alasannya masalah kesucian, dari dulu warga kami sudah melakukannya sebagai hulu pulau bali, jangan menghambat Buleleng untuk berkembang, sehingga kami meminta bapak Gubernur untuk lebih bijaksana,†ungkap Tokoh Masyarakat Pancasari, I Gusti Ngurah Agung Darma Wirata.
Dukungan kuat pengembangan Kawasan Danu Buyan juga dilontarkan sejumlah komponen masyarakat Buleleng yang menginginkan Pemerintah Propinsi Bali mengambil keputusan secara bijaksana,†ini harus dipikirkan dalam pengembangan kawasan danau buyan akan memberikan dampak yang sangat luas terutama bagi masyarakat Buleleng, kita tetap mengacu pada Tri Hita Karana, untuk itu kami meminta kajian ulang dalam rencana pengembangan kawasan danau buyan,†papar Komang Budiasa dari FKMB.
Menyikapi desakan masyarakat Bali Utara tersebut, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika kepada sejumlah wartawan mengaku akan melakukan kajian ulang, “ justru itu kita harus pikirkan dengan benar dengan baik-baik, jangan emosi, belum tahu persoalan sudah rebut, tidak salah karena menjelang pemilu, semua ingin ngomong, nanti kita lihat dulu, kita akan lakukan kajian ulang,†tegasnya.
Sebelumnya, dalam wacana pengembangan Kawasan Danau Buyan memunculkan pro dan kotra, sejumlah masyarakat Bali Selatan memprotes atas keinginan Pemkab Buleleng dalam melakukan pengembangan Danau Buyan dengan alasan kesucian, namun disisi lain masyarakat Buleleng, khususnya Desa Pancasari tetap bersikukuh akan melakukan pengembangan kawasan sehingga memberikan imbas positif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Bali Utara. (sas)
Desakan sejumlah komponen masyarakat Buleleng itu mengemuka sabtu (25/7) dalam Simakrama di Gedung Kesenian Gede Manik Singaraja yang dihadiri Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, Wakil Gubernur Bali, AA Puspayoga bersama Bupati Buleleng Putu Bagiada dan Wakil Bupati Buleleng, Made Arga Pynatih.
“kami masyarakat Desa Pancasari menginginkan adanya perubahan dengan memanfaatkan potensi yang ada, kawasan danau buyan perlu dikembangkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, kalau alasannya masalah kesucian, dari dulu warga kami sudah melakukannya sebagai hulu pulau bali, jangan menghambat Buleleng untuk berkembang, sehingga kami meminta bapak Gubernur untuk lebih bijaksana,†ungkap Tokoh Masyarakat Pancasari, I Gusti Ngurah Agung Darma Wirata.
Dukungan kuat pengembangan Kawasan Danu Buyan juga dilontarkan sejumlah komponen masyarakat Buleleng yang menginginkan Pemerintah Propinsi Bali mengambil keputusan secara bijaksana,†ini harus dipikirkan dalam pengembangan kawasan danau buyan akan memberikan dampak yang sangat luas terutama bagi masyarakat Buleleng, kita tetap mengacu pada Tri Hita Karana, untuk itu kami meminta kajian ulang dalam rencana pengembangan kawasan danau buyan,†papar Komang Budiasa dari FKMB.
Menyikapi desakan masyarakat Bali Utara tersebut, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika kepada sejumlah wartawan mengaku akan melakukan kajian ulang, “ justru itu kita harus pikirkan dengan benar dengan baik-baik, jangan emosi, belum tahu persoalan sudah rebut, tidak salah karena menjelang pemilu, semua ingin ngomong, nanti kita lihat dulu, kita akan lakukan kajian ulang,†tegasnya.
Sebelumnya, dalam wacana pengembangan Kawasan Danau Buyan memunculkan pro dan kotra, sejumlah masyarakat Bali Selatan memprotes atas keinginan Pemkab Buleleng dalam melakukan pengembangan Danau Buyan dengan alasan kesucian, namun disisi lain masyarakat Buleleng, khususnya Desa Pancasari tetap bersikukuh akan melakukan pengembangan kawasan sehingga memberikan imbas positif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Bali Utara. (sas)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 831 Kali
02
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 755 Kali
03
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 660 Kali
04
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 390 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 352 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026