Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Investor Italia Ditolak Bupati

Gilimanuk

Minggu, 26 Juli 2009, 19:35 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Seorang investor Italia terpaksa harus menelan ludah lantaran keinginannya menanamkan modal di Teluk Gilimanuk ditolak mentah-mentah Bupati Jembrana, I Gede Winasa. Pasalnya, investor tersebut ingin membangun villa terapung di tengah Teluk Gilimanuk.

Winasa melalui Sekkab Jembrana, I Gede Suinaya membenarkan adanya tawaran dari investor asal Italia yang ingin mengembangkan pariwisata di Teluk Gilimanuk.

Menurut Suinaya, keinginan investor tersebut terpaksa ditolak lantaran ingin membangun villa terapung karena dapat mengancam keanekaragaman hayati yang selama ini menjadi daya tarik utama di Teluk Gilimanuk.

"Sepanjang tidak melanggar lingkungan, silahkan boleh menanamkan modalnya disana. Namun ternyata pihak investor meminta membangun villa apung di tengah teluk. Tetapi apabila ada pelanggaran Pemkab akan menolak,"tegasnya.

Imbuh Suinaya, sejatinya Pemkab menginginkan agar investor tersebut mengembangkan bekas Hotel Nusantara yang sebelumnya menjadi sengketa. Namun saat ini telah sepenuhnya menjadi hak Pemkab Jembrana.

"Pak Bupati tidak mengijinkan pembangunan villa terapung itu. Kalau mengembangkan bekas hotel itu oke, baru dikembangkan ke tempat lain. Kalau di tengah teluk kan mengganggu aktivitas wisatawan," terangnya.

Penolakan tersebut didukung oleh salah satu anggota DPRD, Putu Budi Wihantara. Saat dihubungi Minggu (26/9), Budi mengatakan pada prinsipnya sah-sah saja investor menanamkan modal di Gilimanuk. Namun, kata Budi, pembangunan villa apung di tengah teluk, terlebih dahulu haruslah disesuaikan dengan aturan main di pemerintahan.

"Perlu sejumlah kajian. Jangan profit oriented saja tapi perlu juga berorientasi pada adat, budaya, estetika dan lainnya," tandasnya. (dey)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami