Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 12 Juli 2026
Syamsul Tewas Diseruduk Truk
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Selang waktu dua hari setelah dua nyawa melayang di jalur setan Denpasar-Gilimanuk, kini kembali jalur tersebut meminta tumbal satu nyawa manusia. Kali ini nasib apes menimpa Syamsul yang tewas setelah diseruduk truk di km 76-77 tepatnya di Desa Yeh Embang, Mendoyo.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian berawal dari melajunya Syamsul (35) dari arah timur dengan mengendarai sepeda motor DK 5417 A yang sarat barang bawaan. Tiba di TKP dengan tikungan tajam ke kiri, tiba-tiba warga Jalan Pendidikan 11 Denpasar ini tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga oleng ke kanan dan memasuki jalur kanan.
Pada saat yang bersamaan dari arah yang berlawanan, melintas truk Mitsubishi B 9346 XI yang dikemudikan oleh Nahrowi (39) warga Bangkalan Pulorejo Ngoro RT 10/03 Jombang.
Tak ayal, tabrakan hebatpun tidak terhindarkan. Akibat benturan yang cukup keras, Syamsul sekarat setelah mengalami luka robek pada alis kanan, lengan kanan bengkak, patah disertai luka robek pada tulang kering kaki kanan.
Lantaran luka serius yang dialami Syamsul, pertolongan yang dilakukan oleh petugas medis di RSUD Negara tidak membuahkan hasil. Syamsul menghembuskan nafas terakhir di RSUD Negara.
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Nuryana seijin Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Jumat (31/7) membenarkan kejadian tersebut. “Kasus ini sedang kami tangani,” pungkasnya. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3654 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1323 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1222 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1066 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun