Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 2 Juli 2026
YWCA Serukan Kesetaraan Gender
Nusa Dua
Senin, 3 Agustus 2009,
19:06 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Young Woman’s Christian Association (YWCA) merekomendasikan kepada Indonesia untuk mengedepankan demokrasi untuk mengembangkan kesetaraan gender di Indonesia. YWCA juga merekomendasikan kepada Indonesia untuk meminimalisasi kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan. Mengingat Indonesia telah mengadopsi Konvensi pengurangan kejahatan pada perempuan.
Presiden YWCA Suzan Brenann pada keteranganya di Nusa Dua (3/8) menyatakan harus ada ketegasan dalam mengkriminalisasikan kekerasan terhadap perempuan. Begitu juga undang-undang tentang perlindungan terhadap perempuan dari tidak kekerasan harus benar-benar diamplikasikan. Mengingat cukup banyak negara yang mengadopsi konvensi namun tidak diterapkan
â€Sudah cukup banyak negara-negara di kawasan Asia dan Pasifik yang menandatangani Konvensi pengurangan kejahatan pada perempuan, tetapi menandatangani juga harus ada penerapannya di masyarakat. Itu yang masih kurang di banyak negara. Walaupun sudah menandatangani tetapi tidak di praktekan†jelas Suzan Brenann.
Suzan Brenan menyatakan optimis Indonesia akan mampu mengembangkan kesetaraan gender dalam bidang pendidikan, kesehatan hingga bidang politik. Suzan Brenan menilai demokrasi di Indonesia pada dasarnya cukup mendukung pengembangan kesetaraan gender di Indonesia.(mlt)
Presiden YWCA Suzan Brenann pada keteranganya di Nusa Dua (3/8) menyatakan harus ada ketegasan dalam mengkriminalisasikan kekerasan terhadap perempuan. Begitu juga undang-undang tentang perlindungan terhadap perempuan dari tidak kekerasan harus benar-benar diamplikasikan. Mengingat cukup banyak negara yang mengadopsi konvensi namun tidak diterapkan
â€Sudah cukup banyak negara-negara di kawasan Asia dan Pasifik yang menandatangani Konvensi pengurangan kejahatan pada perempuan, tetapi menandatangani juga harus ada penerapannya di masyarakat. Itu yang masih kurang di banyak negara. Walaupun sudah menandatangani tetapi tidak di praktekan†jelas Suzan Brenann.
Suzan Brenan menyatakan optimis Indonesia akan mampu mengembangkan kesetaraan gender dalam bidang pendidikan, kesehatan hingga bidang politik. Suzan Brenan menilai demokrasi di Indonesia pada dasarnya cukup mendukung pengembangan kesetaraan gender di Indonesia.(mlt)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026