Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 10 Mei 2026
YWCA Serukan Kesetaraan Gender
Nusa Dua
Senin, 3 Agustus 2009,
19:06 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Young Woman’s Christian Association (YWCA) merekomendasikan kepada Indonesia untuk mengedepankan demokrasi untuk mengembangkan kesetaraan gender di Indonesia. YWCA juga merekomendasikan kepada Indonesia untuk meminimalisasi kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan. Mengingat Indonesia telah mengadopsi Konvensi pengurangan kejahatan pada perempuan.
Presiden YWCA Suzan Brenann pada keteranganya di Nusa Dua (3/8) menyatakan harus ada ketegasan dalam mengkriminalisasikan kekerasan terhadap perempuan. Begitu juga undang-undang tentang perlindungan terhadap perempuan dari tidak kekerasan harus benar-benar diamplikasikan. Mengingat cukup banyak negara yang mengadopsi konvensi namun tidak diterapkan
â€Sudah cukup banyak negara-negara di kawasan Asia dan Pasifik yang menandatangani Konvensi pengurangan kejahatan pada perempuan, tetapi menandatangani juga harus ada penerapannya di masyarakat. Itu yang masih kurang di banyak negara. Walaupun sudah menandatangani tetapi tidak di praktekan†jelas Suzan Brenann.
Suzan Brenan menyatakan optimis Indonesia akan mampu mengembangkan kesetaraan gender dalam bidang pendidikan, kesehatan hingga bidang politik. Suzan Brenan menilai demokrasi di Indonesia pada dasarnya cukup mendukung pengembangan kesetaraan gender di Indonesia.(mlt)
Presiden YWCA Suzan Brenann pada keteranganya di Nusa Dua (3/8) menyatakan harus ada ketegasan dalam mengkriminalisasikan kekerasan terhadap perempuan. Begitu juga undang-undang tentang perlindungan terhadap perempuan dari tidak kekerasan harus benar-benar diamplikasikan. Mengingat cukup banyak negara yang mengadopsi konvensi namun tidak diterapkan
â€Sudah cukup banyak negara-negara di kawasan Asia dan Pasifik yang menandatangani Konvensi pengurangan kejahatan pada perempuan, tetapi menandatangani juga harus ada penerapannya di masyarakat. Itu yang masih kurang di banyak negara. Walaupun sudah menandatangani tetapi tidak di praktekan†jelas Suzan Brenann.
Suzan Brenan menyatakan optimis Indonesia akan mampu mengembangkan kesetaraan gender dalam bidang pendidikan, kesehatan hingga bidang politik. Suzan Brenan menilai demokrasi di Indonesia pada dasarnya cukup mendukung pengembangan kesetaraan gender di Indonesia.(mlt)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 913 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 763 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 580 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 545 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026