Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Blangko Habis, KK SIAK Tersendat
Negara
Senin, 10 Agustus 2009,
18:53 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ketiadaan blangko Kartu Keluarga (KK) SIAK rupanya menjadi sandungan bagi Pemkab Jembrana untuk menuntaskan program peralihan dari KK SIMDUK menjadi KK SIAK pada bulan Agustus ini. Ketiadaan blangko ini juga dikeluhkan sejumlah warga Jembrana.
Dari informasi yang dihimpun, sejatinya peralihan KK SIMDUK menjadi KK SIAK hanya membutuhkan waktu 3 hari saja, namun kenyataannya masyarakat membutuhkan waktu hingga 2 minggu untuk memperoleh KK SIAK.
Usut punya usut, ternyata hal tersebut diakibatkan karena stok blangko sudah habis. Salah seorang warga Kelurahan Loloan Timur, Jembrana mengatakan kalau dirinya sudah seminggu lebih bolak balik mengurus KK SIAK sampai harus meninggalkan pekerjaannya.
“Saya sampai bolak balik mengurus tapi tidak dilayani juga. Ternyata setelah diusut katanya blangkonya kosong. Kenapa tidak sejak awal saya dikasi tahu sehingga tidak sampai minta ijin berkali-kali hanya untuk mengurus KK baru,†katanya seraya meminta agar namanya tidak dionlinekan, Senin (10/8).
Perempuan bertubuh tambun ini meminta agar Pemkab Jembrana harus menyeimbangkan antara program dengan pelayanan maksimal pada semua tingkatan.
Sementara itu Kadis Dafduk, Nakertrans dan Capil, IGP Sudhiarsa, ketika dikonfirmasi Senin (10/8) mengakui kalau memang ada kendala dalam pengadaan blangko KK SIAK tersebut.
“Memang ada keterbatasan dengan toleransi kesalahan dalam pengisian blangko maksimal 10 persen saja,†kata Sudhiarsa. Namun, imbuh Sudhiarsa, jika ada kecamatan yang kekurangan blangko, pihaknya akan segera mendistribusikannya sesuai dengan kebutuhan. “Kami akan segera distribusikan sesuai kebutuhan. Jangan sampai stok di kabupaten malah kurang di kecamatan banyak kesalahan. Kalau hal itu terjadi, dampaknya kepada semua kecamatan,†jelasnya.
Selain kekosongan blangko, Sudhiarsa juga mengaku kalau ada kendala teknis lainnya. “Kadang mesinnya rusak sehingga harus diperbaiki dulu,†kilahnya. (dey)
Dari informasi yang dihimpun, sejatinya peralihan KK SIMDUK menjadi KK SIAK hanya membutuhkan waktu 3 hari saja, namun kenyataannya masyarakat membutuhkan waktu hingga 2 minggu untuk memperoleh KK SIAK.
Usut punya usut, ternyata hal tersebut diakibatkan karena stok blangko sudah habis. Salah seorang warga Kelurahan Loloan Timur, Jembrana mengatakan kalau dirinya sudah seminggu lebih bolak balik mengurus KK SIAK sampai harus meninggalkan pekerjaannya.
“Saya sampai bolak balik mengurus tapi tidak dilayani juga. Ternyata setelah diusut katanya blangkonya kosong. Kenapa tidak sejak awal saya dikasi tahu sehingga tidak sampai minta ijin berkali-kali hanya untuk mengurus KK baru,†katanya seraya meminta agar namanya tidak dionlinekan, Senin (10/8).
Perempuan bertubuh tambun ini meminta agar Pemkab Jembrana harus menyeimbangkan antara program dengan pelayanan maksimal pada semua tingkatan.
Sementara itu Kadis Dafduk, Nakertrans dan Capil, IGP Sudhiarsa, ketika dikonfirmasi Senin (10/8) mengakui kalau memang ada kendala dalam pengadaan blangko KK SIAK tersebut.
“Memang ada keterbatasan dengan toleransi kesalahan dalam pengisian blangko maksimal 10 persen saja,†kata Sudhiarsa. Namun, imbuh Sudhiarsa, jika ada kecamatan yang kekurangan blangko, pihaknya akan segera mendistribusikannya sesuai dengan kebutuhan. “Kami akan segera distribusikan sesuai kebutuhan. Jangan sampai stok di kabupaten malah kurang di kecamatan banyak kesalahan. Kalau hal itu terjadi, dampaknya kepada semua kecamatan,†jelasnya.
Selain kekosongan blangko, Sudhiarsa juga mengaku kalau ada kendala teknis lainnya. “Kadang mesinnya rusak sehingga harus diperbaiki dulu,†kilahnya. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026