Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Kualitas Rendah, Jalan Desa Hancur Lebur
Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kendati hampir seluruh jalan-jalan desa di Jembrana sudah tersentuh aspal namun belakangan ini kondisinya cukup memprihatinkan. Diduga hal ini karena kualitas pengerjaannya asal-asalan.
Pantauan pada ruas jalan yang menghubungkan Desa Pohsanten dengan Dusun Pancasari, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Mendoyo, Selasa (18/8) kondisinya rusak parah. Aspal jalan yang panjangnya 2 km tersebut terlihat sudah mengelupas
sehingga membuat kerikil-kerikilnya berserakan. Sementara batu-batu pembatas pinggir jalan (batu gladak,red) sudah banyak yang lepas.
Ironisnya, jalan yang dibuat tahun 2002 lalu telah rusak sejak dua tahun lalu namun hingga kini belum tersentuh perbaikan. “Sudah dua tahun lalu jalan ini rusak. Mungkin karena dulu saat dibikin kualitas pengaspalan kurang bagus,” ujar Ketut Sukadana (35), warga Dusun Panca Sari.
Sukadana menyebutkan, saat ramai-ramainya calon legislatif menggalang dukungan untuk Pileg, jalan tersebut merupakan salah satu obyek yang sering dijanjikan para caleg. “Pada pileg kemarin ada caleg menjanjikan untuk di aspal namun hingga sekarang belum diaspal juga,” tandasnya.
Hal serupa juga terjadi pada ruas jalan yang menghubungkan Dusun Gunung Sekar, Mendoyo Dauh Tukad dengan dusun-dusun tetangganya. Jalan sepanjang 7 km yang medannya curam dan berliku, tampak bopeng lantaran penuh lubang sehingga sangat rawan bagi pengguna jalan yang melintas.
“Jalan ini merupakan satu-satunya akses yang bisa digunakan warga Gunung Sekar untuk kepentingan sehari-hari maupun mengangkut hasil pertanian,” ujar IB Sumantri (45), warga Gunung Sekar. Rusaknya jalan ini, kata Sumantri, dirasakan
sangat mengganggu aktifitas warga setempat. “Orang jatuh sudah sering namun memang belum merenggut korban. Biar tidak sampai ada korban nyawa, kami berharap jalan ini segera diperbaiki,” harapnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun