Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Digendam, Belasan Juta Amblas
Jimbaran
BERITABALI.COM, BADUNG.
Aksi gendam atau hipnotis kini mulai merajalela. Seorang korbannya, yakni Riami (31) mengaku digendam oleh seorang pelaku dan membawanya ke pantai BTDC Nusa Dua. Sesampainya di pantai, emas dan uang milik korban amblas dilarikan pelaku.
Masuknya laporan aksi gendam ini ke Polsek Bualu, terjadi pada Rabu (19/8) malam. Korban yang beralamat di Jalan By Pass Ngurah Rai Taman Baruna depan SLB Jimbaran, bertemu dengan pelaku diperempatan jalan.
“Disana, korban hendak membeli makanan dan bertemu dengan pelaku,” beber sumber petugas Polsek Bualu.
Tiba tiba pelaku menepuk pundak korban. Cara seperti inilah, adalah aksi gendam. Sontak saja, korban menuruti kemauan pelaku.
Apalagi, saat pelaku meminta dihantarkan ke pantai BTDC Nusa Dua, korban menurut. Tak pernah terpikirkan oleh korban, setelah pelaku berupaya menguras harta benda yang melekat ditubuhnya.
Sumber mengatakan, pelaku meminta barang barang korban berupa uang tunai Rp 9 juta, 3 buah HP, dan sebuah gelang emas kaki dan beberapa surat surat penting seperti STNK dan ATM.
Tragisnya, setelah mengemplang barang barang, pelaku menendang korban sampai jatuh ke tebing dipinggir laut dan ditinggal pergi.
Tak lama ditinggal pelaku, akhirnya, korban tersadar dan melaporkannya kepada masyarakat setempat. Kerugian Rp 15 juta dilaporkan korban ke jajaran Polsek Bualu.
Kapolsek Bualu AKP Nanang Prihasmoko mengatakan, korban kini masih dirawat di rumah sakit, akibat luka yang dialaminya.
“Kepalanya masih pusing, sementara ini belum bisa dimintai keterangan full,” ucapnya, Kamis (20/8).
Namun, hingga kini belum diketahui apakah benar, korban terkena hipnotis atau dirampok dijalan. Terangnya, pihaknya kini masih mendalami lokasi kejadian. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun