Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sakit-sakitan, Perawan Tua Gantung Diri

Negara

Sabtu, 22 Agustus 2009, 11:25 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Diduga lantaran frustasi setelah di masa tuanya sakit-sakitan, Ni Ketut Sayang (70) nekad menghabisi nyawanya dengan gantung diri, Sabtu (22/8). Perawan tua warga Lingkungan Pemedilan, Dauh Waru, Jembrana ditemukan tewas tergantung di kusen pintu kamarnya.



Dari informasi yang dihimpun, Sabtu (22/8) tewasnya sayang dengan leher terjerat selendang batik diketahui pertama oleh salah seorang keponakannya.



Sebelum ditemukan tewas dengan leher terjerat, mantan pedagang kain di Pasar Umum Negara yang sudah renta dan sakit-sakitan memang sering terlihat melamun.

Kuat dugaan kalau Sayang nekad menghabisi nyawanya dengan cara ulah pati lantaran frustasi akibat kondisinya yang hidup sendiri, sakit-sakitan serta tidak bisa bekerja lagi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Menurut tetangganya, sebelumnya Sayang juga sempat nekad gantung diri namun nyawanya bisa diselamatkan oleh keluarganya. Sebelumnya dia pernah mencoba gantung diri.


"Untunglah keburu ketahuan keluarganya sehingga nyawanya selamat,” ujar salah seorang tetangganya.



Gagal pada upaya pertama, Sayang tidak mau gagal lagi pada percobaan kedua. Begitu melihat seisi rumahnya kosong, Sayang kembali melakukan hal yang sama dan berhasil. Sayang ditemukan sudah terbujur kaku menjadi mayat tergantung di kusen kamarnya.

Kapolsek Kota Negara, AKP Putu Ngurah Riasa seizin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana dikonfirmasi, Sabtu (22/8) mengatakan dari hasil olah TKP dan visum luar yang dilakukan, kematian Sayang murni karena gantung diri.



“Tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan di tubuhnya. Kami menduga korban nekat gantung diri karena frustasi akibat sudah tua dan sakit-sakitan,” ungkapnya.(dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami