Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Balapan Liar di Pantai Pasut, 1 Tewas
Beritabali.com, Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Aksi trek-trekan atau balapan liar di Pantai Pasut, Kecamatan Kerambitan menelan korban jiwa. Adalah I Gusti Agung Putu Wirawan (19) asal Banjar Anggligan, Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan tewas setelah bertabrakan dengan peserta lainnya. Wirawan tewas saat dilarikan ke RSUD Tabanan karena menderita luka berat.
Sebelum kejadian, awalnya trek-trekan yang digelar saban hari Minggu atau hari libur itu berjalan lancar.
Aksi kebut-kebutan di pantai yang kerap dijadikan ajang taruhan itu pun berhadapan antara korban I Gusti Agung Putu Wirawan dengan lawan balapnya yakni I Gusti Gunawan Suantara (18) pelajar asal Dangin Pangkung, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan.
Entah apa yang terjadi saat aksi kebut-kebutan pembalap kampung itu pun berbuah petaka. Korban Wirawan terjatuh dan mengerang kesakitan setelah sepeda motornya bertabrakan dengan sepeda motor Suantara.
Hal itu didengar dan dilihat oleh saksi yakni I Gusti Deva Awatara yang saat itu menonton kebut-kebutan illegal tersebut.
Saksi yang beralamat di Banjar Delod Peken, Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan dengan spontan memberikan pertolongan kepada Wirawan dan Suantara.
Keduanya yang menderita luka parah langsung dilarikan ke RSUD Tabanan. Namun kondisi Wirawan yang menderita luka parah dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit oleh petugas RSUD Tabanan.
Begitu juga dengan Suantara yang menderita luka parah harus menjalani pengobatan di RSUD Tabanan. Hingga kini Suantara masih diopname di RSUD Tabanan karena menderita luka parah akibat benturan keras.
“Kami masih selidiki kasus ini dengan teliti karena bukan kasus lakalantas tapi kasus kriminal mengingat TKP nya di pantai bukan di jalan raya,” jelas Kompol I Made Mundra-pahumas Polres Tabanan. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun