Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pretima Pura Dalem Madenan Disikat Maling

Beritabali.com, Tejakula

Selasa, 25 Agustus 2009, 19:09 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Benda sakral berupa pretima di Pura Dalem Desa Pakraman Gentuh di Desa Madenan Kecamatan Tejakula Buleleng hilang disikat maling. Gedong Penyimpenan di Pura Dalem tersebut dibobol oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.



Warga Desa Pakraman Gentuh di Desa Madenan Kecamatan Tejakula dikejutkan dengan ulah pelaku pecurian, sebab Gedong Penyimpenan di Pura Dalem setempat dibobol maling hingga mengakibatkan beberapa benda sakral hilang dari tempatnya.



“Pelaku dalam aksinya berhasil merusak gembok gedong penyempenan sehingga dengan leluasa menyikat pelapis pretima yang terbuat dari emas dan ribuan keping uang kepeng, kasus ini masih kita pelajari,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.


Aksi pencurian benda sacral milik Pura Dalem di Madenan tersebut diduga kuat melibatkan orang dalam di desa tersebut, sebab mengetahui situasi dan kondisi setempat.



” Ini bisa saja melibatkan warga setempat untuk mengetahui situasi dan kondisi setempat, sehingga dengan mudah pretima itu dibawa kabur pelaku,” papar Sudirsa.

Hilangnya pretima di Pura Dalem Desa Pakraman Gentuh berdasarkan laporan di Mapolsek Tejakula Buleleng, kali pertama ketahui oleh salah seorang warga yang kebetulan akan pergi ke pondoknya.

Sesaat sebelum masuk pondok, warga yang juga anggota pecalang itu terkejut melihat pintu pondoknya terbuka, namun ketika mengecek barang-barang dipondok masih utuh termasuk cengkeh yang ada didalamnya, namun berbarengan dengan pengecekan itu, warga terkejut melihat prerai atau kepala dari pretima yang berserakan, sehingga dilaporkan ke Jro Mangku Pura Dalem setempat. Setelah dilakukan pengecekan, memang benar Gedong Penyimpenan telah dibobol.

Dalam penangganan di Mapolsek Tejakula, sejumlah saksi masih didengarkan keterangannya. Dari olah lokasi peristiwa, polisi belum memastikan ataupun menemukan bukti petunjuk yang mengarah kepada pelaku.



Akibat aksi pencurian itu warga Desa Pakraman Gentuh Desa Madenan mengalami kerugian Rp160 juta lebih. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami