Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pendatang Berjenggot Resahkan Pulukan
Beritabali.com, Pekutatan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kedatangan Bismo Hariadi (46) alias Bisri sejak dua tahun lalu, mulai meresahkan warga Pulukan Pekutatan. Lelaki berjenggot yang selalu berjubah dan berpakaian agamis hidupnya misterius dan jarang bergaul.
Dari informasi yang dikumpulkan, Bisri datang ke Pulukan sejak dua tahun lalu dan tinggal pada sebuah gubug kecil dari bambu di pinggir sebuah kali. Lelaki asal Pemekasan ini gerak geriknya mencurigakan dan sering menerima tamu-tamu dari luar Jembrana yang memakai kendaraan mewah. Dalam kesehariannya, Bisri dan keluarganya tidak pernah bergaul dengan warga sekitarnya.
“Sehari-harinya mereka membuat arang,†ujar seorang tokoh masyarakat Pulukan, Selasa (1/9). Menurutnya, Bisri dan keluarganya datang pada tahun 2007 silam. “Katanya sebelumnya dia tinggal di Br Segara Kuta. Saya tidak tahu kenapa orang itu pindah ke sini dan hidup menyendiri di pinggir kali di Pulukan ini,†tambahnya.
Sejatinya, Bisri pernah melaporkan dirinya ke kantor Desa Pulukan namun dari pihak desa belum berani membuatkan KTP tindakannya sering menimbulkan masalah dan pertanyaan dari warga.
Selain itu, Bisri juga gemar mengajak orang Pakistan ke rumahnya dan ke mesjid untuk berjemaah. Bisri diduga sebagai agen penerima jemaah tabligh baik yang datang dari dalam maupun luar negeri. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5961 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2298 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan