Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Rabies Mendekat, Jembrana Siaga
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Merebaknya kasus rabies di Tabanan membuat Pemkab Jembrana siaga. Pasalnya, dengan semakin mendekatnya kasus penyakit mematikan tersebut, Pemkab Jembrana khawatir kalau kasus yang sama akan terjadi di Jembrana.
Dari informasi yang dihimpun, begitu mengetahui kalau anjing yang menggigit warga Banjar Pangkung Prabu, Desa Delod Peken, Tabanan positif rabies, Pemkab Jembrana langsung merapatkan barisan untuk mengantisipasi agar penyakit mematikan akibat gigitan anjing tersebut tidak sampai terjadi di Jembrana.
Pemkab Jembrana mengerahkan sejumlah petugas surveilans Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (Diskessos) dan petugas Pos Pelayanan dan Pemberdayaan Terpadu (Posdayandu) untuk melakukan pelacakan kasus gigitan ajing yang terjadi di masyarakat.
Plh Kadis Kessos, I Nyoman Susila mengaku mengkhawatiri kasus rabies di Tabanan akan melebar ke Jembrana. “Kita khawatirkan rabies yang sedang merebak di Tabanan,†katanya, Kamis (3/9).
Meski belum ditemukan kasus rabies, Susila mengaku sudah menerjunkan petugas survelians baik dari Diskessos maupun Posdayandu untuk melakukan pelacakan terhadap kasus warga yang digigit anjing.
“Mereka diperintahkan untuk melacak dan melaporkannya secara periodik,†terangnya. Menurut Susila, hingga kini pihaknya baru menerima laporan tiga kasus warga digigit anjing namun semuanya negatif rabies.
Baca juga:
Selain itu, lanjut Susila, Pemkab juga sudah mengeluarkan surat edaran yang isinya meminta masyarakat waspada terhadap rabies serta melakukan penyuluhan untuk menghindari penyakit mematikan tersebut.
Susila juga meminta agar masyarakat yang memiliki anjing agar tidak membiarkan ajing peliharaanya berkeliaran namun dikandangkan atau diikat serta divaksin dan kesehatanya terus dikontrol.
“Saat ini baru itu yang kita lakukan untuk mengantisipasi rabies masuk ke Jembrana, sedangkan untuk pemusnahan anjing liar belum kita lakukan,†jelasnya.
Meski demikian, kata Susila, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melakukan pemusnahan ajing liar jika ada permintaan masyarakat. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3368 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1589 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan