Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jelang Mudik, Titik Rawan Dipetakan

Beritabali.com, Negara

Jumat, 4 September 2009, 18:39 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Rupanya banyaknya kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi saat arus mudik dijadikan pelajaran bagi Polres Jembrana. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Jembrana memetakan titik-titik rawan di jalur Denpasar-Gilimanuk.



Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana, Jumat (4/9) mengungkapkan adalah kewajiban Polres Jembrana untuk mengamankan arus mudik lewat darat karena Jembrana merupakan lintasan utama arus mudik. “Tahap awal kami akan
menurunkan 118 personil dalam operasi Patuh Cipta Kondisi selama enam hari,”terangnya.



Menurut Suardana, operasi tersebut lebih mengedepankan fungsi prefentif guna disiplin berlalu lintas dan menekan kecelakaan serta menciptakan opini positif di masyarakat. Lanjut Suardana, setelah operasi Patuh Cipta Kondisi akan dilanjutkan dengan Operasi Ketupat Agung 2009 dengan melibatkan 207 personil. Untuk mengefektifkan keamanan, imbuh Suardana pihaknya sudah membuat peta untuk titik-titik rawan di sepanjang jalur pemudik.



“Di titik-titik rawan itu kita akan bangun pos-pos pengamanan sebagai langkah antisipasi. Nantinya pos-pos pengamanan akan dibangun di Rambut Siwi, Banyubiru, Sumbersari dan di Gilimanuk,” tambahnya.


Suardana memprediksi arus mudik tahun ini akan mengalami peningkatan sekitar lima sampai sepuluh persen terutama pemudik bersepeda motor dan mobil pribadi. “Saya punya perkiraan sepeda motor yang menyebrang sekitar 14 ribu
dan mobil pribadi sekitar 5 ribu unit. Dengan jumlah yang sedemikian banyak, jelas akan terjadi antrean di Gilimanuk,”ujarnya.

Untuk mempercepat antrean, lanjut Suardana saat rapat koordinasi dengan instansi terkait sudah diputuskan untuk menerapkan pola baru sehingga arus mudik lancar dan aman
serta kenyamanan pemudik terjamin. Suardana juga meminta agar pihak ASDP Gilimanuk menyiapkan tenda-tenda untuk sepeda motor, fasilitas kesehatan dan kemanusiaan lain di parkir manuver.



“Menurut saya sebaiknya tiket elektrik untuk sepeda motor saat arus mudik tidak diberlakukan sehingga tidak terjadi
antrean panjang,” terangnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami