Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Jelang Mudik, Titik Rawan Dipetakan
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Rupanya banyaknya kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi saat arus mudik dijadikan pelajaran bagi Polres Jembrana. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Jembrana memetakan titik-titik rawan di jalur Denpasar-Gilimanuk.
Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana, Jumat (4/9) mengungkapkan adalah kewajiban Polres Jembrana untuk mengamankan arus mudik lewat darat karena Jembrana merupakan lintasan utama arus mudik. “Tahap awal kami akan
menurunkan 118 personil dalam operasi Patuh Cipta Kondisi selama enam hari,â€terangnya.
Menurut Suardana, operasi tersebut lebih mengedepankan fungsi prefentif guna disiplin berlalu lintas dan menekan kecelakaan serta menciptakan opini positif di masyarakat. Lanjut Suardana, setelah operasi Patuh Cipta Kondisi akan dilanjutkan dengan Operasi Ketupat Agung 2009 dengan melibatkan 207 personil. Untuk mengefektifkan keamanan, imbuh Suardana pihaknya sudah membuat peta untuk titik-titik rawan di sepanjang jalur pemudik.
“Di titik-titik rawan itu kita akan bangun pos-pos pengamanan sebagai langkah antisipasi. Nantinya pos-pos pengamanan akan dibangun di Rambut Siwi, Banyubiru, Sumbersari dan di Gilimanuk,†tambahnya.
Suardana memprediksi arus mudik tahun ini akan mengalami peningkatan sekitar lima sampai sepuluh persen terutama pemudik bersepeda motor dan mobil pribadi. “Saya punya perkiraan sepeda motor yang menyebrang sekitar 14 ribu
dan mobil pribadi sekitar 5 ribu unit. Dengan jumlah yang sedemikian banyak, jelas akan terjadi antrean di Gilimanuk,â€ujarnya.
Untuk mempercepat antrean, lanjut Suardana saat rapat koordinasi dengan instansi terkait sudah diputuskan untuk menerapkan pola baru sehingga arus mudik lancar dan aman
serta kenyamanan pemudik terjamin. Suardana juga meminta agar pihak ASDP Gilimanuk menyiapkan tenda-tenda untuk sepeda motor, fasilitas kesehatan dan kemanusiaan lain di parkir manuver.
“Menurut saya sebaiknya tiket elektrik untuk sepeda motor saat arus mudik tidak diberlakukan sehingga tidak terjadi
antrean panjang,†terangnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang