Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pelaku Sekap dan Larikan Korban ke Tabanan

Beritabali.com, Singaraja

Senin, 7 September 2009, 20:53 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Upaya ‘penculikan’ anak di SD Negeri 9 Banjar telah dilakukan pelaku yang juga ayah korban sebanyak dua kali. Upaya pertama gagal dilakukan, namun dalam aksi kedua, pelaku menunggu korban saat pulang sekolah dan kemudian melarikannya ke Tabanan.



Nasib Putu Nadia Kusuma Dewi (10), pelajar SD Negeri 9 Banjar hingga sampai kini belum diketahui secara jelas oleh ibu kandungnya, Ni Komang Irma Suryani (27).

Setelah diduga diambil secara paksa oleh ayah kandungnya Wayan Widiatmaja (40) yang kemudian dilaporkan sebagai aksi penculikan saat pulang sekolah di SD Negeri 9 Banjar, keluarga korban tidak pernah mendengar khabar keberadaan sang anak, demikian juga penanganan kasus tersebut di kepolisian.



Ni Komang Irma Suryani didampingi orang tuanya, I Putu Dapet memaparkan, upaya pengambilan paksa yang dilakukan pelaku yang juga mantan suaminya itu dilakukan sebanyak dua kali.



" Dalam aksi terakhir pelaku menculik Putu Nadia Kusuma Dewi anak saya dengan menyekapnya dan kemudian dibawa kabur ke Tabanan, ini dilihat oleh teman-temanya,”paparnya.

Selama bertahun-tahun, setelah dinyatakan bercerai melalui keputusan Pengadilan Negeri Singaraja, pelaku tidak pernah melakukan kominukasi dengan korban dan anaknya, bahkan sang anak tidak mengenal pelaku.

” Dari dulu saya tidak dihiraukan, dan setelah bercerai itupun saya dan anak saya tidak mendapat perhatian,” ungkap Irma Suryani, warga Dusun Ambengan Desa Banjar.



Sementara, dalam putusan Pengadilan Negeri Singaraja yang ditetapkan tanggal 15 Juli 2005 menetapkan, Putu Nadia Kusuma Dewi, anak pelaku Wayan Widiatmaja dan korban Ni Komang Irma Suryani yang resmi bercerai, diasuh serta di bawah pengawasan ibu kandungnya sampai anak itu dewasa. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami