Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Dikira Teroris, Ternyata Residivis Curanmor
BeritaBali.com, Selemadeg Timu
BERITABALI.COM, TABANAN.
Polisi menangkap seorang pria yang dicurigai sebagai teroris di Tabanan Bali. Setelah dibekuk, orang yang dikira teroris ini ternyata hanya seorang maling motor kambuhan alias residivis.
Penampilan Subahan (39) yang selalu mengenakan cadar ala ninja mengundang kecurigaan warga Dusun Munduk Ulan, Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Selemdeg Timur.
Warga pun semakin curiga kalau Subahan adalah salah satu jaringan teroris pelaku pengeboman Hotel JW Mariot dan Ritz Carlton, Jakarta, 17 Juli lalu.
Tidak ingin teroris berkeliaran apalagi di Bali, warga setempat kemudian melaporkan keberadaan Subahan ke Polisi. Subahan akhirnya berhasil diringkus, Selasa siang (8/9).
Drama penangkapan Subahan alias Kepet, alias Maling alias Dani ini berawal saat warga melaporkan Subahan ke polisi denan gerak gerik yang mencurigakan.
Mendapatkan laporan seperti itu Polsek Selemadeg Timur kemudian melaporkan ke Polda Bali. Dan ternyata Subahan yang menyamar sebagai sopir truk pengangkut gabah adalah seorang residivis curanmor Polda Bali.
Tidak menyia-nyiakan buruanya, tim gabungan Polda Bali, dibantu Buser Polres Tabanan, Polsek Selemadeg Timur. Tidak ketinggalan anggota Koramil Selemadeg Timur juga turun membantu penangkapan terhadap Subahan.
Saat didatangi di tempatnya bekerja di Dusun Munduk Ulan, Desa Tegal Mengkeb, Kecmatan Selemadeg Timur, Senin malam, petugas sempat menanyai identitas Subahan. Namun Subahan langsung kabur.
Petugas pun mencari keberdaan Subahan namun hari keburu gelap, Pencairan pun dilakukan Selasa (8/9). Subahan kemudian dapat dibekuk di Desa Antap.
Pencuri kawakan asal Banyuwangi ini kemudian dikeler ke Polres Tabanan dan langsung dibawa ke Polda Bali. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli