Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dalam 1 Tahun Tercatat 500 Kasus

Beritabali.com, Denpasar

Sabtu, 12 September 2009, 20:17 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Hasil pemantauan lembaga remaja Kita Sayang remaja (Kisara) Bali mencatat sekitar 500 kasus kehamilan tidak diinginkan (KTD) terjadi di Bali selama satu tahun terakhir. Dari kasus yang terunngkap rata-rata remaja yang mengalami kehamilan tidak diinginkan atau KTD berumur sekitar 16-20 tahun.



Koordinator Kisara Bali I Nyoman Sutarsa di sela-sela penandatanganan Deklarasi Remaja Bali di Denpasar, Sabtu (12/9) mengungkapkan kasus KTD yang terungkap tidak saja terjadi pada remaja di daerah perkotaan, tetapi juga terjadi pada remaja di desa-desa.



Bahkan beberapa remaja yang mengalami KTD mengakui berusaha melakukan aborsi, walaupun beberapa diantaranya memilih melanjutkan ke jalur pernikahan.



“Beberapa dari mereka sudah pernah ada yang mencoba pil dan beberapa lainnya mencoba ramuan-ramuan. Dari data yang terungkap umur yang paling minimum itu 16 tahun,” ujar Nyoman Sutarsa.

Koordinator Kisara Bali I Nyoman Sutarsa menyampaikan dari jumlah kasus yang terungkap kasus paling banyak ditemukan di Kabupaten Badung dan Denpasar.



Sutarsa menambahkan pada dasarnya remaja yang mengalami KTD mengetahui fungsi kondom dalam meminimalisasi KTD namun para remaja malu untuk membeli kondom. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami