Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Dalam 1 Tahun Tercatat 500 Kasus
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil pemantauan lembaga remaja Kita Sayang remaja (Kisara) Bali mencatat sekitar 500 kasus kehamilan tidak diinginkan (KTD) terjadi di Bali selama satu tahun terakhir. Dari kasus yang terunngkap rata-rata remaja yang mengalami kehamilan tidak diinginkan atau KTD berumur sekitar 16-20 tahun.
Koordinator Kisara Bali I Nyoman Sutarsa di sela-sela penandatanganan Deklarasi Remaja Bali di Denpasar, Sabtu (12/9) mengungkapkan kasus KTD yang terungkap tidak saja terjadi pada remaja di daerah perkotaan, tetapi juga terjadi pada remaja di desa-desa.
Bahkan beberapa remaja yang mengalami KTD mengakui berusaha melakukan aborsi, walaupun beberapa diantaranya memilih melanjutkan ke jalur pernikahan.
“Beberapa dari mereka sudah pernah ada yang mencoba pil dan beberapa lainnya mencoba ramuan-ramuan. Dari data yang terungkap umur yang paling minimum itu 16 tahun,†ujar Nyoman Sutarsa.
Koordinator Kisara Bali I Nyoman Sutarsa menyampaikan dari jumlah kasus yang terungkap kasus paling banyak ditemukan di Kabupaten Badung dan Denpasar.
Sutarsa menambahkan pada dasarnya remaja yang mengalami KTD mengetahui fungsi kondom dalam meminimalisasi KTD namun para remaja malu untuk membeli kondom. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli