Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Dalam 1 Tahun Tercatat 500 Kasus
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil pemantauan lembaga remaja Kita Sayang remaja (Kisara) Bali mencatat sekitar 500 kasus kehamilan tidak diinginkan (KTD) terjadi di Bali selama satu tahun terakhir. Dari kasus yang terunngkap rata-rata remaja yang mengalami kehamilan tidak diinginkan atau KTD berumur sekitar 16-20 tahun.
Koordinator Kisara Bali I Nyoman Sutarsa di sela-sela penandatanganan Deklarasi Remaja Bali di Denpasar, Sabtu (12/9) mengungkapkan kasus KTD yang terungkap tidak saja terjadi pada remaja di daerah perkotaan, tetapi juga terjadi pada remaja di desa-desa.
Bahkan beberapa remaja yang mengalami KTD mengakui berusaha melakukan aborsi, walaupun beberapa diantaranya memilih melanjutkan ke jalur pernikahan.
“Beberapa dari mereka sudah pernah ada yang mencoba pil dan beberapa lainnya mencoba ramuan-ramuan. Dari data yang terungkap umur yang paling minimum itu 16 tahun,†ujar Nyoman Sutarsa.
Koordinator Kisara Bali I Nyoman Sutarsa menyampaikan dari jumlah kasus yang terungkap kasus paling banyak ditemukan di Kabupaten Badung dan Denpasar.
Sutarsa menambahkan pada dasarnya remaja yang mengalami KTD mengetahui fungsi kondom dalam meminimalisasi KTD namun para remaja malu untuk membeli kondom. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan