Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemudik Keluhkan Tiket Elektrik

Beritabali.com, Gilimanuk

Rabu, 16 September 2009, 17:00 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Tampaknya penggunaan tiket elektrik pada musim mudik tahun ini masih belum diterima oleh sejumlah pemudik. Mereka mengeluhkan lambatnya pembelian tiket penyeberangan dengan sistem elektrik ini lantaran dianggap dapat memperpanjang antrian



Dari pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, enam hari menjelang hari raya Idul Fitri arus pemudik kian lama kian deras. Otomatis antrian pemudik di depan loket pembelian tiket semakin membludak.



“Pelayanan pembelian tiket elektrik lambat sekali. Lebih baik dikembalikan seperti dulu saja biar antriannya cepat berkurang,” ujar salah seorang pemudik, Rabu (16/9).



Selain memang karena sistemnya masih baru, pemudik ini melihat petugas yang ditugaskan pada tempat itu tua-tua sehingga kurang cekatan.

“Dengan sistem baru seharusnya petugas yang ditempatkan yang muda-muda sehingga mereka bisa lebih cekatan,” keluhnya.

Sementara itu, Ketua DPD Organda Bali, Edy Dharma saat sidak tim terpadu angkutan lebaran ke Pelabuhan Gilimanuk sudah mengingatkan Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban agar petugas yang ditugaskan pada loket penjualan tiket dipilih yang muda-muda sehingga lebih cekatan.

“Pelayanannya biar cepat sehingga tidak menghambat arus mudik serta antrean tidak makin panjang,” sarannya. Kendati dikeluhkan oleh para pemudik, Ospar Silaban saat dikonfirmasi terpisah mengatakan akan tetap memberlakukan sistem tiket elektrik.



Ospar beralasan kalau petugas di loket tersebut masih mampu melayani dengan cepat. “Biarpun terjadi antrian sepeda motor di depan loket tiket tapi tidak lama,” katanya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami