Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Hama Kutu Tepung Ancaman Ketahanan Pangan
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil Penelitian Fakultas Pertanian Universitas Udayana mengidentifikasi hama Paracoccus Marginatus (Kutu Tepung) telah menyebar di seluruh Bali. Hama Kutu Tepung yang berasal dari Mexico ini menyerang tanaman pepaya dan pohon bunga seperti kembang sepatu dan Kamboja. Dimana Hama Kutu Tepung ini menyebabkan pohon pepaya meranggas dan pada pohon bunga menyebabkan daun pohon tumbuh kerdil.
Peneliti Hama Facultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Wayan Suparta ketika ditemui di Denpasar, Kamis (17/9) menyebutkan Ham Kutu Tepung yang masuk ke Bali pada awal 2009 kini telah endemis di beberapa kabupaten di Bali seperti Denpasar, Badung, Gianyar dan Karangasem.
Menurut Suparta, Hama Kutu Tepung kini telah menjadi ancaman bagi usa ekspor pepaya, sebab hama kutu tepung paling banyak ditemukan menyerang pohon pepaya.
“Hama ini menyerang daun muda pepaya, kemudian daun tua sehingga tidak sampai dalam waktu satu minggu pohon pepaya akan menjadi mengering, sehingga tidak jarana terlihat pohon pepaya buahnya lebat tapi tidak ada daun,†ujar Prof. Wayan Suparta.
Peneliti Hama Facultas Pertanian Universitas Udayana Prof. Wayan Suparta menyampaikan selain pepaya, hama kutu tepung juga menyerang tanaman ubi kayu. Kondisi ini dapat saja menganggu ketahanan pangan masyarakat terutama bagi petani kecil. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan