Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mayat Wanita Membusuk di Hutan Sanghyang

Beritabali.com, Penebel

Minggu, 27 September 2009, 16:15 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Sesosok mayat wanita misterius mengegerkan warga Desa Penebel, Tabanan, Sabtu (26/9) kemarin. mayat wanita tersebut ditemukan dalam kondisi yang sudah membusuk di kawasan Hutan Sangyang, Desa Penebel, Tabanan.


Menurut informasi, mayat tersebut ditemukan oleh seorang warga yang tinggal di sekitar daerah tersebut. Warga penasaran lantaran mencium bau anyir yang bersumber dari mayat yang membusuk itu. Begitu mengetahui sumber bau anyir itu, warga langsung mengontak petugas kepolisian yang langsung datang ke tempat kejadian perkara.



Saat ditemukan, kondisi mayat wanita tersebut benar-benar mengenaskan. Kondisinya sudah membusuk sehingga sulit untuk dikenali. Bahkan sejumlah tulang sudah terlihat lantaran dagingnya yang sudah membusuk.



Polisi sendiri mengalami kesulitan mengidentifikasi mayat tersebut. Selain kondisinya yang sudah membusuk, petugas juga tidak menemukan kartu identitas di sekitar mayat tersebut.
Petugas lantas mengevakuasi mayat tersebut, dan membawanya ke Rumah Sakit Sanglah.


Mayat wanita misterius alias Mrs. X itu baru diterima oleh petugas di kamar mayat rumah sakit sanglah pada pukul 16.15 sore. Untuk mengetahui penyebab pasti kematian mayat wanita tersebut rencananya pihak rumah sakit akan melakukan otopsi Senin (28/9) besok.


"Sudah ada permintaan polisi untuk otopsi. Rencananya besok mau otopsi, karena hari ini masih libur," ujar salah seorang petugas kamar mayat. (kus)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami