Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Lima Hari Tanpa VAR, Masyarakat Resah

Beritabali.com, Tabanan

Selasa, 29 September 2009, 19:07 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Ketersediaan Vaksin Anti Rabies bagi masyarakat Tabanan yang pernah digigit anjing bak dewa penolong. Namun apa jadinya ketika VAR selama lima hari tidak ada alias kosong di RSUD Tabanan. Warga pun semakin resah gelisah bercampur jadi satu.


Berdasarkan pantauan, dari Jumat (25/9) hingga Selasa (29/9) VAR masih kosong. Direktur RSUD Tabanan dr I Gde Wiryana Patra Jaya tidak mau disalahkan dengan kondisi kekosongan VAR di RSUD Tabanan.



Ia menyebutkan habisnya persedian VAR merupakan tanggung jawab Dinas Kesehatan Tabanan yang bertugas memesan langsung vaksin anti rabies.



"Kami jelaskan kepada masyarakat, kalau memang VAR tak ada, kami katakan tidak ada, kata dia. Karena VAR tidak ada pihaknya tidak bisa memberikan VAR. “kami sebatas bisa memberikan pelayanan medis terhadap pasien dengan luka gigitan anjing, dan memberi obat antibiotic. Dan yang harus segera mendapatkan perawatan, kami rujuk ke RS Sanglah, jelasnya.


Sementara itu hingga kemarin anteran pasien gigitan anjing masih terjadi di RSUD Tabanan. Meski menunggu lama mereka tetap tidak mendapatkan VAR karena stoknya habis. "jangan tunggu korban berjatuhan lagi, kami mohon pemerintah sigap menangani rabies ini," jelas salah satu pasien yang kesal karena langkah pemkab yang kurang tanggap. (nod)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami