Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Lima Hari Tanpa VAR, Masyarakat Resah
Beritabali.com, Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ketersediaan Vaksin Anti Rabies bagi masyarakat Tabanan yang pernah digigit anjing bak dewa penolong. Namun apa jadinya ketika VAR selama lima hari tidak ada alias kosong di RSUD Tabanan. Warga pun semakin resah gelisah bercampur jadi satu.
Berdasarkan pantauan, dari Jumat (25/9) hingga Selasa (29/9) VAR masih kosong. Direktur RSUD Tabanan dr I Gde Wiryana Patra Jaya tidak mau disalahkan dengan kondisi kekosongan VAR di RSUD Tabanan.
Ia menyebutkan habisnya persedian VAR merupakan tanggung jawab Dinas Kesehatan Tabanan yang bertugas memesan langsung vaksin anti rabies.
"Kami jelaskan kepada masyarakat, kalau memang VAR tak ada, kami katakan tidak ada, kata dia. Karena VAR tidak ada pihaknya tidak bisa memberikan VAR. “kami sebatas bisa memberikan pelayanan medis terhadap pasien dengan luka gigitan anjing, dan memberi obat antibiotic. Dan yang harus segera mendapatkan perawatan, kami rujuk ke RS Sanglah, jelasnya.
Sementara itu hingga kemarin anteran pasien gigitan anjing masih terjadi di RSUD Tabanan. Meski menunggu lama mereka tetap tidak mendapatkan VAR karena stoknya habis. "jangan tunggu korban berjatuhan lagi, kami mohon pemerintah sigap menangani rabies ini," jelas salah satu pasien yang kesal karena langkah pemkab yang kurang tanggap. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan