Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Buser Disebar ke Berbagai Lokasi
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aparat kepolisian Polda Bali dan Poltabes Denpasar terus memburu Rika Sano alias Sano (33) warga Negara Jepang yang ditemukan tewas, Senin (28/9), di depan Pasar Oleh Oleh Kampung Bali di Jalan Mertanadi Kuta. Sejumlah buser dari tim gabungan Poltabes Denpasar dan Polda Bali, di sebar ke sejumlah daerah untuk mengejar pembunuhnya.
Penyebaran petugas buser ke sejumlah daerah, diduga menyangkut ciri – ciri pelaku yang disebut sebut sebelumnya, seorang residivis.
Polisi yang semula berencana menyebar sketsa wajah pelaku, hingga kini belum dilakukan.
Penyebaran tim buser ke sejumlah daerah diakui Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Drs. Gde Alit Widana.
Menurutnya, pihaknya akan terus menyelidiki, pelaku pembunuhan Sano yang kini masih berkeliaran.
“Anggota sudah kita sebar ke daerah-daerah untuk mengejar pelakunya,” ucapnya, Rabu (30/9).
Kapoltabes menegaskan, seiring pengejaran pelaku, pihaknya sudah memeriksa saksi saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi penemuan mayat Sano.
“Semuanya masih kita telusuri, akan kita telusuri, kita akan cari pelakunya sampai dapat,” tegasnya berkali kali.
Sejalan dengan pengejaran pelaku, aparat kepolisian kini masih menyelidiki sejumlah counter HP di seputaran Denpasar, untuk mencari HP yang hilang milik korbannya,Mayumi (rekan Sano), yang sebelumnya dirampas pelaku.
Apakah benar satu unit HP Mayumi hilang? Hal itu pun dibenarkan Kapoltabes.
“Benar, HP Mayumi yang hilang,” paparnya.
Kapoltabes juga mengklarifikasi, bahwa sepeda motor Mio yang sebelumnya ditemukan di Padangbai, ternyata bukan milik pelaku pembunuh. Itu dibuktikan setelah petugas mengcross-chek ulang dan ternyata ada pemiliknya.
Lantas kenapa diamankan? Kapoltabes menerangkan, sebelumnya, anggota di lapangan menduga motor tersebut agak mirip ciri-cirinya dengan yang digunakan pelaku. Apalagi saat diparkir, sepeda motor tidak bertuan.
“Pemilik sepeda motor menaruhnya di sana dan dia pergi ke Lombok. Semula, memang agak mirip dan ada tanda tanda khusus sepeda motor milik pelaku. Tapi setelah di cros chek ternyata tidak benar,” bebernya pasti.
Awalnya, Sano ditemukan tewas membusuk di depan Pasar Oleh Kampung Bali di Jalan Mertanadi Kuta. Kondisinya sangat mengenaskan, ditemukan setengah bugil tanpa mengenakan celana dalam.
Hasil visum menunjukkan, di sekujur tubuh korban terdapat luka memar dan lebam bekas pukulan beruntun.
Parahnya, alat kelamin korban mengalami luka karena kekerasan seksual.
Sebelum korban tewas, rekannya Mayumi nyaris diperkosa di semak semak di Jalan Dewi Sri Kuta, Jumat (25/9) lalu.
Perempuan asal Jepang ini berhasil meloloskan diri. Namun sayang, pelaku melarikan diri ke Hotel Prani Legian untuk mengejar rekan Mayumi, yakni Sano, yang menginap di kamar Hotel nomor 10.
Sano berhasil diajak keluar kamar oleh pelaku karena mengaku polisi narkoba. Polisi gadungan berbadan tegap dan berjaket kulit hitam itu, bisa mengelabui korban dan mengatakan rekannya Mayumi tersandung sebagai pengedar narkoba.
Apa lacur, ajakan pelaku berbuah maut dan Sano ditemukan tewas membusuk di semak belukar di Jalan Mertanadi Kuta. (spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang